INSIBERNEWS - Yamaha Motor Corporation siap jadi sorotan di gelaran Japan Mobility Show 2025 yang akan digelar pada 30 Oktober mendatang. Pabrikan motor asal Jepang itu menyiapkan sederet konsep dan prototipe canggih yang menggambarkan arah masa depan kendaraan roda dua mereka. Salah satu yang paling menarik perhatian adalah debut motor sport listrik bernama Proto BEV.
Motor ini menjadi bagian dari langkah serius Yamaha dalam memperluas lini kendaraan ramah lingkungan.
Setelah sebelumnya menghadirkan model hybrid electric vehicle (HEV) dan plug-in hybrid electric vehicle (PHEV), kini mereka memperkenalkan versi battery electric vehicle (BEV) murni yang sepenuhnya mengandalkan tenaga listrik.
Baca Juga: Dampak Pencemaran Sampah, Warga Sekitar TPA Cipeucang Tangsel Alami Krisis Air Bersih
Berbeda dari dua model hybrid sebelumnya, Proto BEV tampil dengan desain motor sport fairing khas Yamaha yang agresif dan futuristik. Pihak Yamaha menyebut motor ini sebagai EV Supersport Bike, yang diklaim bakal menjadi cikal bakal motor listrik sport masa depan yang bisa dinikmati masyarakat luas.
Meski belum ada penjelasan detail soal model yang menjadi basis desainnya, banyak penggemar menilai bentuknya sangat mirip dengan Yamaha R1 — motor sport andalan Yamaha yang dikenal dengan performa tinggi dan tampilan aerodinamis.
Kemiripan itu terlihat jelas dari desain bodi, posisi riding, serta struktur deltabox khas Yamaha yang tetap dipertahankan.
Baca Juga: Punya Gaji Pas-pasan? Begini 6 Cara Agar Bisa Punya Tabungan
Yamaha menjelaskan bahwa baterai yang digunakan pada Proto BEV memiliki bobot sekitar 100 kilogram. Komponen berat itu dirancang agar dapat menyatu sempurna di dalam rangka deltabox, memberikan keseimbangan gravitasi yang rendah dan terpusat untuk mendukung stabilitas saat dikendarai.
Struktur rangka tersebut juga berfungsi melindungi baterai dari benturan, menambah keamanan tanpa mengorbankan performa.
Meskipun belum dibuka spesifikasinya secara lengkap, Yamaha menegaskan bahwa motor ini bukan hanya sekadar konsep visual. Proto BEV dikembangkan sebagai prototipe yang akan terus disempurnakan hingga bisa masuk tahap produksi massal di masa depan.
Yamaha juga mengisyaratkan bahwa motor ini akan membawa teknologi canggih khas mereka, mulai dari sistem manajemen daya, pendingin baterai, hingga konektivitas pintar yang bisa terhubung dengan aplikasi khusus. Fitur tersebut diharapkan mampu meningkatkan pengalaman berkendara sekaligus efisiensi penggunaan energi listrik.
Kehadiran Proto BEV di Japan Mobility Show 2025 menjadi bukti nyata bahwa Yamaha tidak ingin tertinggal dalam era elektrifikasi. Mereka berusaha memadukan performa, estetika, dan keberlanjutan dalam satu paket motor sport listrik yang tetap punya jiwa khas Yamaha.
Artikel Terkait
Diterapkan saat Pandemi Covid-19 hingga Kopdes Merah Putih, Menkeu Purbaya Ungkap Alasan Ogah Lanjutkan Burden Sharing
Tak Ingin Masyarakat Susah, Menkeu Purbaya Janji Tidak Naikkan Pajak Sebelum Pertumbuhan Ekonomi Capai 6 Persen
Menteri PKP Maruarar Sirait Ungkap Bunga Rumah Subsidi Tetap 5 Persen usai Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana
Prabowo Pimpin Pemusnahan 214 Ton Narkoba, Tegaskan Fokus Awal Pemerintah pada Kebocoran Kekayaan Negara
Ramai Soal Dugaan Korupsi Kereta Cepat Whoosh, Ketua KPK: Saya Belum Cek
Andre Taulany dan Erin Akhiri Rumah Tangga dengan Damai, Sepakat Cerai Tanpa Konflik
Punya Gaji Pas-pasan? Begini 6 Cara Agar Bisa Punya Tabungan
Tambang Emas di Banyumas Longsor, 1 Penambang Tewas Tertimbun Tanah Labil
Kasus Kekerasan Jurnalis, Tim Advokasi KKJ Sultra Minta Polisi Periksa Gubernur Andi Sumangerukka
Dampak Pencemaran Sampah, Warga Sekitar TPA Cipeucang Tangsel Alami Krisis Air Bersih