Prabowo Ajak Bangsa Tetap Kompak: 'Beda Boleh, Tapi Kita Satu Keluarga Indonesia'

Photo Author
Adi Sutiyawan, Insibernews
- Rabu, 29 Oktober 2025 | 19:58 WIB
Presiden Republik Indonesia - Prabowo Subianto (Foto : Dok/instagram/prabowo)
Presiden Republik Indonesia - Prabowo Subianto (Foto : Dok/instagram/prabowo)

INSIBERNEWS — Presiden RI Prabowo Subianto kembali menekankan pentingnya menjaga semangat persatuan di tengah keberagaman politik dan sosial. Pesan itu ia sampaikan saat menghadiri acara Pemusnahan Barang Bukti Narkoba di Lapangan Bhayangkara, Mabes Polri, Jakarta, Rabu (29/10).

Dalam suasana penuh kebersamaan, Prabowo mengingatkan bahwa perbedaan adalah hal wajar, namun jangan sampai membuat bangsa terpecah.

“Kita ini gotong-royong. Kita satu keluarga,” ujar Prabowo di hadapan jajaran Polri dan tamu undangan yang hadir.

Baca Juga: Kemlu Berhasil Pulangkan 26 WNI Korban Online Scam di Myanmar ke RI, Polisi Segera Selidiki Dugaan TPPO

Menurut Prabowo, Indonesia memiliki karakter demokrasi yang khas, di mana setiap warga boleh memiliki pandangan dan pilihan berbeda tanpa harus bermusuhan. Ia menegaskan bahwa rivalitas politik seharusnya berakhir setelah pesta demokrasi usai.

“Demokrasi iya, berbeda partai boleh. Bersaing di pilpres tak masalah. Tapi sesudah itu, kita harus bahu-membahu membangun bangsa,” tegasnya.

Prabowo juga menyinggung pentingnya menghargai perjuangan para pendiri bangsa. Menurutnya, Indonesia bisa berdiri kokoh hingga saat ini karena jasa para pejuang yang menanamkan nilai kebersamaan di atas segalanya.

“Kalau kita ribut terus, banyak negara lain yang senang. Karena kalau kita tidak bersatu, tidak mungkin kita makmur,” katanya.

Baca Juga: Untuk Masa Depan bangsa yang Lebih Baik, Prabowo: Hasil Penghematan dan Penyitaan akan Diinvestasikan untuk Pendidikan

Ia mengingatkan bahwa perpecahan hanya akan membuat Indonesia tertinggal dari negara lain. Kondisi yang tidak stabil, katanya, bisa menggerus kepercayaan dunia internasional terhadap Indonesia.

“Hotel-hotel kita akan kosong, wisatawan enggan datang, investasi pun akan ragu,” tambahnya, menegaskan bahwa stabilitas politik dan sosial adalah fondasi utama kemakmuran.

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menyoroti makna Persatuan Indonesia sebagai roh dari Pancasila. Ia menilai, nilai-nilai dalam dasar negara itu bukan hanya slogan, melainkan panduan nyata untuk menghadapi dinamika zaman.

“Makanya dalam Pancasila disebut Persatuan Indonesia, karena tanpa persatuan, semua tidak ada artinya,” ujarnya.

Baca Juga: Presiden Prabowo Tekankan 3 Tugas Utama Polri: Pemberantasan Narkoba, Penyelundupan, dan Judi Online

Halaman:

Editor: Adi Sutiyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X