Sri Mulyani menilai, hal tersebut menunjukkan wujud sistem demokrasi yang beradab.
“Demokrasi pasti belum sempurna, karena itu tugas kita bersama untuk memperbaikinya dengan beradab, bukan dengan anarki, intimidasi, atau represi,” terangnya.
Baca Juga: Rumah Jungkook BTS Nyaris Dibobol Lagi, Polisi Bekuk Sasaeng di Yongsan
Menkeu RI kemudian mengajak seluruh pihak untuk menjaga negeri dengan cara-cara damai.
“Mari kita jaga dan bangun Indonesia bersama, tidak dengan merusak, menjarah, memfitnah, atau menyebar kebencian,” tutupnya.***
Artikel Terkait
Ahmad Sahroni hingga Eko Patrio, Ketua Banggar DPR Buka Suara Soal 5 Anggota Dewan yang Dinonaktifkan Partainya
Dua Anggota Brimob Kasus Tabrak Ojol di Depok Terbukti Langgar Etik Berat
Airlangga Yakinkan Investor: Ekonomi RI Masih Kokoh di Tengah Dinamika Global
Pramono Anung Klaim Kerugian TransJakarta dan MRT yang Ikut Dijarah hingga Dibakar Capai Rp55 Miliar!
Pemprov DKI Imbau Perusahaan Swasta Terapkan WFH Situasional Pasca Aksi Unjuk Rasa
Analis Komunikasi Hendri Satrio Sebut Prabowo Perlu Lebih Dekat dengan Media untuk Tenangkan Publik