Amerika Serikat pun turut terlibat, baik melalui dukungan militer terhadap Israel maupun manuver politik di kawasan. Di tengah situasi ini, pernyataan Hizbullah dinilai sebagai sinyal bahwa konflik bisa meluas ke wilayah lain di Timur Tengah.
Pengamat menilai, jika Hizbullah benar-benar turun tangan, risiko eskalasi besar-besaran di Lebanon dan sekitarnya menjadi sangat mungkin. Sejarah mencatat, keterlibatan Hizbullah dalam konflik biasanya berdampak panjang dan melibatkan banyak aktor internasional.
Baca Juga: Prabowo dan Putin Sepakat Perkuat Hubungan Lewat Empat Kesepakatan Strategis, Apa Saja?
Artikel Terkait
Prabowo dan Putin Sepakat Perkuat Hubungan Lewat Empat Kesepakatan Strategis, Apa Saja?
Di Hadapan Putin, Prabowo Tegaskan Komitmen Indonesia pada Perdamaian dan Kerja Sama Global
Laptop Rp9,9 Triliun Bermasalah, Eks Mendikbud Nadiem Makarim Dipanggil Jaksa
Karena Hal Ini! Al Ghazali dan Alyssa Daguise Pilih Afrika untuk Bulan Madu usai Resmi jadi Pasutri
Mbah Tupon Jadi Korban Mafia Tanah, Enam Tersangka Dibekuk Polisi DIY
Telat Kick-Off, Manchester City Kembali Didenda Miliaran oleh Premier League
Mirip Bagi Sembako, DPR Tanggapi Menu Viral MBG yang Masih Bahan Mentah di Tangerang Selatan
Investasi Gula hingga Daging dari Rusia Dinilai Bisa Perkuat Ekonomi RI, Tapi Jangan Ganggu Peternak Lokal
Konflik Memanas, RI Evakuasi WNI dari Iran Lewat Jalur Darat
Trump Ngamuk Lagi, Sebut Bos The Fed 'Paling Merusak' Usai Suku Bunga Tak Turun