Di sisi lain, isu PHK sepihak juga sempat ramai, hingga menarik perhatian Kementerian Ketenagakerjaan.
Apakah mundurnya Baiquni dan Omar berkaitan dengan tekanan tersebut? Tidak ada konfirmasi langsung.
Namun publik tentu bertanya-tanya, apakah ini sinyal perombakan besar di tubuh FAST atau hanya dinamika biasa di dunia korporasi?
Yang pasti, KFC Indonesia tetap harus menjaga kepercayaan publik dan kestabilan bisnisnya, apalagi dengan semakin ketatnya persaingan di dunia kuliner cepat saji.
Dan bagi para penggemar ayam goreng tepung, kabar ini mungkin tidak terlalu menggugah selera—selama bucket-nya masih penuh dan sausnya tetap nendang.
Artikel Terkait
Kemenkes Siaga COVID-19: Faskes Diminta Perkuat Deteksi & Pengawasan di Pintu Masuk RI
Longsor Tambang Gunung Kuda: Polisi Selidiki Kelalaian & Kesalahan Metode Penambangan
199 Ribu Jemaah RI Tiba di Tanah Suci Makkah, Siap Jalani Puncak Ibadah Menuju Arafah
Aksi Buruh PT Pos 3 Juni: Tuntut Hapus KRIS BPJS dan Sistem Kemitraan yang Merugikan
Ikut Program Tanazul, Jemaah Haji Tak Wajib Bayar Dam Meski Tak Mabit di Mina
Bulog Catat Rekor Serapan Beras, Mentan Amran Optimistis Capai Target Produksi Nasional 5 Juta Ton di 2026
Jangan Lupa Ibadah Wajib Demi Haji yang Sah dan Mabrur! Ini Pesan Penting Menag untuk Jemaah Indonesia
Optimisme Tanpa Batas! Erick Thohir Yakin Timnas Bisa Libas Cina dan Lolos Playoff Piala Dunia 2026
Dana Negara Mengendap & Salah Sasaran: BPK Temukan Rp917,53 M di PMN KAI & 3 BUMN Lain Yang Disalahgunakan
Harley-Davidson Masuk MotoGP 2026, Siap Guncang Dunia Balap Lewat Bagger Series