“Tapi begitulah yang terjadi dan yang kami lakukan sekarang hanyalah membenahinya,” ujar Trump. Ia menyebut langkah ini sebagai bagian dari proses reset kebijakan perdagangan yang selama ini dirasa berat sebelah.
Baca Juga: Fatal! Pejabat Trump Michael Waltz Akui Bocorkan Rencana Serangan ke Yaman di Grup Chat
Sinyal Positif di Tengah Konflik
Meski tensi masih tinggi, Trump menyiratkan harapan baru. Katanya, ia sangat menghormati Presiden Xi Jinping dan mengaku mereka punya hubungan pribadi yang baik.
“Dalam arti sebenarnya, dia sudah menjadi teman saya selama waktu yang cukup lama. Dan saya pikir pada akhirnya kita akan bisa mencapai sesuatu yang baik untuk kedua negara. Saya menantikannya,” ujarnya.
Baca Juga: Trump Masih Ngotot, Greenland Bisa Diambil Alih Jadi Milik AS
Arah Perdagangan Global di Titik Kritis
Kalau dilihat dari pernyataan-pernyataan Trump belakangan ini, tampaknya AS sedang mencari jalan tengah. Meski retorika keras masih terdengar, namun sikap yang lebih terbuka terhadap dialog patut dicatat.
Apalagi, keputusan untuk menunda tarif ke banyak negara lain bisa jadi sinyal bahwa AS sedang mengukur ulang dampak dari kebijakan ini.
Yang pasti, dunia menunggu. Apakah ini akan jadi titik balik menuju perdamaian dagang antara dua raksasa ekonomi dunia? Atau justru hanya angin lalu sebelum badai berikutnya datang?
Artikel Terkait
Donald Trump Ingin Membeli Greenland Lagi, Klaim 57.000 Warga Greenland Mau Bergabung dengan AS? Ditolak Mentah oleh Denmark dan Greenland
The Fed Pertahankan Suku Bunga, Menilai Ekonomi AS Masih Solid, Tetapi Donald Trump Desak Pemangkasan Jika Harga Minyak Turun!
AS Dukung Israel Tutup UNRWA! Keputusan Donald Trump Picu Kontroversi di PBB, Nasib Pengungsi Palestina Terancam?
Donald Trump Kritik The Fed! Kritik Kebijakan Suku Bunga dan Janji Kendalikan Inflasi dengan Strategi Baru
Donald Trump Tanda Tangani Perintah Eksekutif! Pelajar Internasional Bisa Dideportasi Jika Terlibat Aksi Antisemitisme, Picu Kontroversi di Dunia
Departemen Kehakiman AS Selidiki Pembebasan Imigran Ilegal di New York: Munculnya Kebijakan Baru Donald Trump Terhadap Kota Perlindungan Ithaca
Tanpa Bukti yang Jelas Donald Trump Tuding Program Keberagaman FAA Penyebab Kecelakaan Pesawat: Kontroversi Terkait Kecelakaan Pesawat di Washington
Trump Ancam Negara BRICS dengan Tarif 100 Persen jika Ciptakan Mata Uang Baru
Trump Paksa Mesir dan Yordania Terima Warga Gaza yang Ingin Direlokasikan