Sedangkan Asia cenderung panas dan tingkat kelembapannya tinggi, membuat lebih muda berkeringat.
Faktor udara dingin itulah yang menjadi salah satu alasan bangsa Eropa berpikir tidak terlalu membutuhkan mandi.
Sama halnya dengan orang Indonesia yang tinggal didataran lebih tinggi, dimana mereka lebih merasa dingin dan semakin malas mandi karena airnya sangat dingin seperti mandi es.
3. Sanitasi Buruk
Dimasa lalu sanitasi benua Eropa cukup buruk, sehingga hanya orang - orang tertentu yang dapat melakukan mandi.
Pada saar itu memiliki air merupakan kemewahan jadi air lebih dimanfaatkan untuk aktifitas lainnya dibandingkan mandi.
Baca Juga: Deretan Keuntungan yang Dirasakan Warga Margasari dari Live TikTok Joget Sadbor
Meskipun sekarang sanitasi di Eropa telah maju, namun kebiasaan jarang mandi masih tertanam.