lifestyle

Anak di Bawah Umur Masuk Medsos? Menkomdigi: Platform yang Akan Disanksi, Bukan Orang Tuanya

Selasa, 9 Desember 2025 | 07:52 WIB
Ilustrasi Anak Bermain Sosial Media (Foto : Dok/Freepik)

Sebelumnya, dalam rapat terbatas di kawasan Kartanegara pada 9 November 2025, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto memberi perhatian serius terhadap efek game online pada generasi muda.

“Beberapa game itu menormalkan kekerasan. Anak-anak bisa terbiasa melihat senjata dan kekerasan sebagai sesuatu yang biasa.”

Baca Juga: Tak Hanya Pertahanan, Prabowo Jelaskan Pentingnya Alutsista untuk Hadapi Bencana

Ia bahkan menyinggung game populer seperti PUBG yang dinilai dapat membentuk pola pikir agresif jika dimainkan tanpa pengawasan dan filter usia yang tepat. Menurutnya, pembatasan bukan soal melarang total, tapi soal menjaga ruang aman bagi mental anak.

Hal senada juga disampaikan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad yang meminta sekolah ikut berperan dalam pengawasan penggunaan gawai di lingkungan pendidikan.

“Kami imbau sekolah-sekolah lebih waspada. Anak-anak jangan sembarangan mengakses konten di gadget.”

Pemerintah menegaskan, arah kebijakan ini bukan untuk menakut-nakuti masyarakat, melainkan mendorong platform digital agar lebih bertanggung jawab. Harapannya, ruang digital ke depan bisa lebih ramah bagi anak, tanpa mengorbankan perkembangan mental dan masa depan generasi muda.***

Halaman:

Tags

Terkini