Waspada! Minuman Ini Berpotensi Meningkatkan Risiko Demensia

Photo Author
- Jumat, 31 Januari 2025 | 13:44 WIB
Ilustrasi Minuman (Foto : Pixabay.com)
Ilustrasi Minuman (Foto : Pixabay.com)

INSIBERNEWS - Demensia, yang meliputi penyakit Alzheimer, semakin menjadi perhatian di kalangan masyarakat. Penyakit ini berhubungan dengan penurunan daya ingat dan fungsi otak yang semakin memburuk.

Beberapa faktor penyebabnya memang sudah diketahui, termasuk faktor usia dan genetika.

Namun, baru-baru ini penelitian menunjukkan bahwa minuman yang sering dikonsumsi sehari-hari, khususnya yang tinggi gula, dapat meningkatkan risiko demensia.

Baca Juga: Asal-Usul Hari Valentine: Dari Kisah Cinta Legendaris hingga Tradisi Modern

Salah satu minuman yang harus diwaspadai adalah minuman manis atau minuman berpemanis buatan, seperti soda dan jus kemasan.

Penelitian yang dipublikasikan dalam beberapa jurnal medis menunjukkan bahwa konsumsi gula berlebih dapat berkontribusi pada penurunan fungsi kognitif seiring waktu.

Baca Juga: Penasaran! Mengapa Bulan Februari Hanya Sampai Tanggal 28? Begini Sejarah Awalnya

Gula, terutama fruktosa yang terdapat pada banyak minuman manis, dapat mengganggu mekanisme otak yang penting untuk memori dan kemampuan belajar.

Para ahli menjelaskan bahwa konsumsi gula berlebih dapat menyebabkan peradangan dalam tubuh, yang pada gilirannya dapat merusak sel-sel otak.

Baca Juga: Desain Dapur Minimalis Kekinian, Kombinasi Simpel tapi Elegan yang Membuat Rumah Lebih Modern

Selain itu, gula dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, yang diketahui berhubungan dengan peningkatan risiko demensia. Penurunan kesehatan pembuluh darah dapat membatasi pasokan darah ke otak, yang akhirnya mengganggu fungsi kognitif.

Minuman berpemanis juga mempengaruhi resistensi insulin, yang berhubungan erat dengan perkembangan penyakit Alzheimer.

Baca Juga: Bumil Perhatikan! Hindari Hal Ini Agar Bayi Tidak Lahir Cacat

Insulin adalah hormon yang mengatur gula darah, dan gangguan pada fungsinya dapat mempengaruhi kemampuan otak untuk menyimpan dan mengingat informasi. Menjaga kadar gula darah tetap stabil sangat penting dalam mencegah gangguan kognitif di usia lanjut.

Halaman:

Editor: Varin Vaprilia Caroline

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X