Mengurangi Dampak Buruk dari Emisi Gas Rumah Kaca, Berikut 5 Fakta Unik Tentang Sumber Energi Terbarukan

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Selasa, 5 November 2024 | 08:10 WIB
Ilustrasi energi terbarukan yang berasal dari sumber daya alam.  (Unsplash.com / Camila  Fernandez Leon)
Ilustrasi energi terbarukan yang berasal dari sumber daya alam. (Unsplash.com / Camila Fernandez Leon)

Pemerintah dapat melakukan penguatan Dewan Energi Nasional (DEN) melalui Undang-Undang dan pembentukan satuan tugas koordinasi (Satgas) yang dipimpin oleh presiden atau wakil presiden untuk menjamin keterpaduan kebijakan.

Hal itu seperti kelembagaan penanggulangan kemiskinan atau respons bencana yang sangat penting untuk memastikan bahwa semua pihak, terutama masyarakat rentan dan tenaga kerja.

Baca Juga: 10 Tanda Kamu Sudah Move On Sepenuhnya dari Mantan, Sudahkah Kamu Merasakannya?

Masyarakat juga akan mendapat manfaat dari transisi energi yang berkeadilan, regulasi pendukung seperti RUU EBET yang harus segera diterapkan.

3. Dampak Sosial dari Transisi Energi

Rencana pemanfaatan industri ekstraktif dan hilirisasi mineral kritis untuk menopang pertumbuhan ekonomi dan mewujudkan transisi energi yang berkeadilan.

Hal tersebut harus berlandaskan standar lingkungan yang tinggi agar dalam perjalanannya tidak merusak ekosistem lingkungan.

Selain itu, strategi transisi energi harus mempertimbangkan aspek-aspek dari lensa sosial seperti, human capital, Gender Equality, Disability, and Social Inclusion (GEDSI), dan mitigasi potensi dampak negatif bagi masyarakat lokal.***

Halaman:

Editor: Cristina Jeany Malonda

Sumber: Rekomendasi Kebijakan Energi, United Nation, NRDC

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X