INSIBERNEWS - Di saat upaya penanganan banjir terus dilakukan di berbagai wilayah, nasib berbeda dialami para pengungsi di daerah pedalaman Paya Cukai, Kecamatan Langkahan.
Hingga kini, warga terdampak banjir di lokasi tersebut dilaporkan masih mengalami keterbatasan serius, terutama dalam hal bantuan kesehatan dan fasilitas medis.
Kondisi memprihatinkan ini mencuat ke perhatian publik setelah sebuah video diunggah oleh akun TikTok @TOKO DAMRY pada Minggu, 14 Desember 2025. Rekaman tersebut memperlihatkan situasi pengungsi yang membutuhkan pertolongan segera, khususnya bagi warga yang tengah sakit.
Baca Juga: Diam-diam Jadi Ladang Ganja, Rumah Kontrakan di Jombang Digerebek Polisi, 110 Tanaman Disita
Relawan yang terjun langsung ke lokasi menyampaikan bahwa sejumlah pengungsi terpaksa bertahan tanpa layanan medis yang layak.
Bahkan, dalam video tersebut tampak seorang warga sakit harus beristirahat di ruang terbuka tanpa perlindungan memadai seperti tenda atau selimut.
Tidak hanya fasilitas kesehatan yang minim, bantuan logistik dan obat-obatan juga disebut belum tersalurkan secara optimal. Kondisi ini membuat kesehatan para pengungsi semakin rentan, terlebih di tengah cuaca yang tidak menentu pascabanjir.
Baca Juga: Tega! Ayah Kandung di Ciputat Aniaya Bayi 6 Bulan hingga Tewas Karena Tak Berhenti Nangis
Melalui video tersebut, relawan menyampaikan permohonan mendesak kepada pihak terkait agar segera mengirimkan bantuan tenaga medis beserta obat-obatan. Ia menekankan bahwa jumlah warga yang jatuh sakit terus bertambah dan membutuhkan penanganan segera.
“Mohon bantuan tim medis beserta obat-obatan untuk para korban di sini,” ujar relawan tersebut dengan nada penuh harap.
Ia juga menambahkan bahwa banyak pengungsi sakit yang terpaksa bertahan dalam kondisi seadanya. Di akhir pesannya, relawan berharap instansi kesehatan dan pihak berwenang dapat segera turun langsung ke lokasi.
Baca Juga: Diam-diam Jadi Ladang Ganja, Rumah Kontrakan di Jombang Digerebek Polisi, 110 Tanaman Disita
“Kami sangat berharap ada perhatian khusus dari tim medis. Tolong lihat kondisi mereka,” tutupnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bahwa distribusi bantuan pascabanjir harus merata hingga ke wilayah terpencil. Setiap warga terdampak, terutama yang mengalami gangguan kesehatan, berhak mendapatkan bantuan medis yang cepat, layak, dan manusiawi.***
Artikel Terkait
Serangan Udara Thailand Hantam Kompleks Ilegal di Kamboja, Konflik Perbatasan Kembali Memanas
Viral Kisah Pemuda Aceh Jalan Puluhan Kilometer Demi Bantu Korban Banjir Tuai Haru Warganet
Ridwan Kamil Angkat Bicara Soal Isu Perceraiannya dengan Atalia Praratya, Begini Katanya
Aplikasi Ilegal Diduga Jadi Senjata Matel Rampas Kendaraan, Perwira Polisi Minta Komdigi Turun Tangan
Ranjau Paku Ditemukan di Jalur Gajah TN Tesso Nilo, Petugas Khawatir Jadi Upaya Sabotase Hutan Lindung
Kemendagri Salurkan 125 Ribu Pakaian Gagal Ekspor untuk Korban Banjir Sumatera, Tito Dorong Izin Khusus Bantuan Swasta