INSIBERNEWS - Asma sering kali dianggap penyakit yang hanya kambuh saat cuaca dingin atau karena debu. Padahal, tanpa disadari, ada banyak kebiasaan kecil sehari-hari yang bisa memicu kambuhnya asma, bahkan pada penderita yang selama ini merasa sudah “sembuh”.
Mengabaikan hal-hal sepele ini bisa membuat saluran napas kembali menyempit dan menimbulkan sesak yang tiba-tiba. Yuk, kenali kebiasaan apa saja yang perlu diwaspadai!
Baca Juga: Meta Perkuat WhatsApp dan Messenger dengan Fitur Anti-Penipuan, Lindungi Pengguna dari Modus Online
1. Jarang membersihkan tempat tidur
Tempat tidur yang terlihat bersih belum tentu bebas dari tungau debu, salah satu pemicu utama asma. Tungau hidup dari serpihan kulit manusia dan berkembang biak di tempat lembap seperti kasur, bantal, dan guling.
Jika kamu jarang mencuci sprei dan sarung bantal, maka setiap malam kamu sebenarnya sedang “berbagi tempat tidur” dengan ribuan tungau kecil penyebab gatal dan sesak napas. Idealnya, cuci seprai minimal seminggu sekali dengan air panas agar tungau benar-benar mati.
Baca Juga: Rayakan HUT Maluku Utara, Malut United Turunkan Harga Tiket Laga Kontra Semen Padang
2. Terlalu sering memakai parfum atau pewangi ruangan
Aroma harum memang menyenangkan, tapi kandungan bahan kimia di dalam parfum atau pewangi ruangan bisa mengiritasi saluran pernapasan. Banyak penderita asma tidak sadar bahwa penyebab kambuhnya justru berasal dari parfum yang dipakai setiap hari.
Kalau kamu merasa dada mulai sesak atau batuk setelah menyemprot wewangian, sebaiknya kurangi penggunaannya atau pilih produk tanpa alkohol dan pewangi sintetis.
3. Menyimpan hewan peliharaan di kamar tidur
Bulu hewan seperti kucing dan anjing bisa memicu alergi dan memperburuk gejala asma. Meskipun kamu sayang pada peliharaanmu, sebaiknya hindari tidur satu kamar dengan mereka. Pastikan juga untuk rutin menyikat bulunya dan membersihkan area tempat mereka bermain agar tidak menumpuk debu dan serpihan kulit mati yang bisa terbawa ke saluran napas.
4. Kurang tidur dan stres berlebihan
Kualitas tidur yang buruk serta stres yang berkepanjangan bisa memperburuk daya tahan tubuh dan memperparah peradangan di saluran napas. Banyak penderita asma mengalami serangan di malam hari karena tubuh lelah dan tidak cukup istirahat.
Jadi, selain menghindari pemicu fisik, penting juga menjaga keseimbangan mental dengan relaksasi, tidur cukup, dan olahraga ringan seperti yoga atau pernapasan dalam.
Baca Juga: Lonjakan ISPA di Jakarta, Gubernur Pramono Tegaskan Bukan Pandemi Baru
5. Mengabaikan pembersihan AC dan ventilasi rumah
AC yang jarang dibersihkan adalah sarang debu, jamur, dan bakteri. Saat AC dinyalakan, semua partikel kecil itu tersebar ke seluruh ruangan dan bisa langsung masuk ke paru-paru. Begitu juga ventilasi rumah yang kotor atau jarang dibuka, membuat udara dalam ruangan menjadi lembap dan berdebu. Pastikan filter AC diganti secara rutin dan sirkulasi udara di rumah tetap lancar.
Artikel Terkait
Aplikasi Palsu 'Sora' Serbu App Store, OpenAI Kebanjiran Tiruan Usai Peluncuran Resmi
Apple Siapkan Kacamata Pintar Dua Mode, Bisa Terkoneksi ke Mac dan iPhone
Peneliti AI Andrew Tulloch Hengkang dari Thinking Machines Lab, Dikabarkan Gabung ke Meta
Microsoft Resmi Akhiri Dukungan untuk Windows 10, Pengguna Diminta Segera Beralih ke Windows 11
iPhone Lipat Apple Terancam Mundur Lagi, Peluncuran Bisa Molor hingga 2027
WhatsApp Batasi Pengiriman Pesan ke Kontak Tak Responsif, Langkah Baru Lawan Spam
Meta Siapkan Fitur Kendali Orang Tua untuk Awasi Percakapan Remaja dengan AI di Instagram
Kreator YouTube Kini Tak Hanya Andalkan Adsense, Ini Cara Baru Mereka Raup Cuan
Cuma Butuh 5 Menit! Begini Cara Cek 7 Tanda HP Disadap dan Langsung Amankan Data Anda.
Meta Perkuat WhatsApp dan Messenger dengan Fitur Anti-Penipuan, Lindungi Pengguna dari Modus Online