INSIBERNEWS - Meta tengah mempersiapkan fitur baru yang memungkinkan orang tua mengawasi interaksi anak remaja mereka dengan karakter berbasis kecerdasan buatan (AI) di platform media sosialnya. Langkah ini diambil untuk meningkatkan keamanan digital sekaligus memberikan kendali lebih besar kepada orang tua atas aktivitas daring anak-anak mereka.
Dilansir dari Tech Crunch pada Sabtu (18/10), fitur tersebut akan mulai diluncurkan pada tahun depan dan mencakup berbagai opsi pengawasan, mulai dari memblokir karakter AI tertentu hingga memantau topik percakapan antara pengguna remaja dan chatbot.
Baca Juga: WhatsApp Batasi Pengiriman Pesan ke Kontak Tak Responsif, Langkah Baru Lawan Spam
Dalam versi awalnya, Meta akan memberikan opsi bagi orang tua untuk mematikan seluruh percakapan anak mereka dengan karakter AI. Namun, langkah ini tidak sepenuhnya menonaktifkan Meta AI — chatbot utama milik perusahaan — karena sistem tetap akan menampilkan konten yang sudah disesuaikan dengan usia pengguna.
Selain itu, orang tua juga bisa menonaktifkan percakapan hanya dengan karakter-karakter tertentu. Artinya, jika ada figur AI yang dinilai kurang sesuai atau tidak relevan bagi anak, percakapan tersebut bisa diblokir secara selektif tanpa mengganggu interaksi lainnya.
Baca Juga: iPhone Lipat Apple Terancam Mundur Lagi, Peluncuran Bisa Molor hingga 2027
Tidak hanya memblokir, fitur baru ini juga memungkinkan orang tua melihat ringkasan topik percakapan antara anak dan AI, termasuk dengan Meta AI. Meski demikian, Meta menegaskan bahwa isi percakapan tidak akan dibuka secara detail untuk tetap menjaga privasi pengguna remaja.
Langkah Meta ini merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk menjawab kekhawatiran publik tentang dampak AI terhadap anak-anak dan remaja, terutama dalam hal paparan konten sensitif dan risiko manipulasi digital.
Beberapa waktu terakhir, Meta memang mendapat sorotan dari lembaga pengawas dan kelompok orang tua di berbagai negara karena dinilai belum cukup melindungi pengguna muda.
Baca Juga: Fabio Quartararo Rebut Pole Position di MotoGP Australia, Alex Marquez Alami Kecelakaan Dramatis
Dalam keterangannya, Meta menyebut fitur kendali orang tua ini akan pertama kali tersedia di Instagram pada awal tahun depan. Setelah itu, fitur akan diperluas ke platform lain di bawah naungan Meta seperti Facebook dan Messenger.
Peluncuran awalnya akan dilakukan dalam bahasa Inggris dan mencakup beberapa negara, yaitu Amerika Serikat, Inggris, Kanada, dan Australia. Meta juga berencana untuk menambahkan dukungan bahasa lain secara bertahap seiring perluasan wilayah peluncuran.
Baca Juga: Erin Taulany Akhirnya Buka Suara Soal Isu Perceraian: 'Saya Difitnah, Tapi Allah Tahu Kebenarannya!'
Dengan adanya fitur ini, Meta berharap bisa menciptakan lingkungan digital yang lebih aman dan mendidik, di mana remaja tetap bisa menjelajahi dunia AI dengan batasan yang wajar, sementara orang tua mendapatkan ketenangan pikiran karena dapat ikut memantau interaksi anak-anak mereka secara langsung.***
Artikel Terkait
Jangkau 140 Juta Warga Indonesia, Prabowo Instruksikan Tambah BLT
Sentuhan Baru Pemerintah, BLT Prabowo Bikin Napas Lega Warga Kecil di Tengah Hidup yang Berat
Kementerian PU Gaspol, Kontrak Proyek Masif Dimulai November untuk Genjot Serapan Anggaran
TRAGIS! Diduga Alami Gangguan Jiwa, Pria di Tangerang Tega Habisi Nyawa Ayah Gegara Uang Rokok
Purbaya Pastikan Dana BLT Rp30 Triliun dari APBN: 'Negara Kita Nggak Miskin, Masih Kuat Kok'
Heboh! Erika Carlina Hapus Foto Lamaran, Netizen Panik Isu Putus dengan DJ Bravy
Erin Taulany Akhirnya Buka Suara Soal Isu Perceraian: 'Saya Difitnah, Tapi Allah Tahu Kebenarannya!'
Fabio Quartararo Rebut Pole Position di MotoGP Australia, Alex Marquez Alami Kecelakaan Dramatis
iPhone Lipat Apple Terancam Mundur Lagi, Peluncuran Bisa Molor hingga 2027
WhatsApp Batasi Pengiriman Pesan ke Kontak Tak Responsif, Langkah Baru Lawan Spam