Fenomena ini menyoroti celah keamanan di App Store yang selama ini dianggap sebagai salah satu toko aplikasi paling aman. Banyak pihak kini mendesak Apple untuk bertindak cepat menurunkan aplikasi-aplikasi tiruan tersebut, demi melindungi pengguna dari potensi penipuan digital.
Baca Juga: Akui 29 Ribu Beras Stok Pemerintah Rusak, Mentan Amran: Jadikan Pakan Ternak
OpenAI sendiri belum merilis pernyataan resmi terkait maraknya aplikasi palsu ini. Namun, para pengamat menilai perusahaan kemungkinan akan segera melayangkan laporan resmi ke Apple, mengingat nama “Sora” telah menjadi aset intelektual yang bernilai tinggi.
Gelombang peniruan ini juga menjadi pengingat bahwa popularitas sebuah teknologi bisa membawa risiko baru.
Baca Juga: Shin Tae-yong Resmi Didepak dari Kursi Pelatih Ulsan HD FC
Semakin besar atensi publik terhadap Sora, semakin besar pula peluang pihak tak bertanggung jawab untuk memanfaatkannya. Pengguna pun diimbau untuk selalu memeriksa pengembang resmi sebelum mengunduh aplikasi apapun yang mengatasnamakan OpenAI.***
Artikel Terkait
Shin Tae-yong Resmi Didepak dari Kursi Pelatih Ulsan HD FC
Akui 29 Ribu Beras Stok Pemerintah Rusak, Mentan Amran: Jadikan Pakan Ternak
Hotman Paris Sindir Proses Penyidikan Kasus Nadiem dengan Analogi 'Kasus Pelecehan' di Sidang Praperadilan
Waduh! Ammar Zoni Kembali Terjerat Kasus Narkoba, Diduga Jalankan Bisnis Haram dari Dalam Penjara
BMW Tarik 15 Ribu Mobil di Australia, Ada Risiko Korsleting hingga Kebakaran Mesin
Ramainya Pekerja Informal di Indonesia, Menkeu Purbaya: Lulusan S1 Jangan Khawatir
Program Magang Bergaji Pemerintah Bakal Tambah Kuota hingga 100 Ribu Peserta
Ammar Zoni Terjerat Kasus Edarkan Sabu dari Balik Rutan Buat Peluang Bebas Pupus
Visa Dibatalkan, 6 Atlet Israel Gagal Tampil di Kejuaraan Dunia Senam Jakarta Imbas Penolakan Publik
Hotman Paris Yakin Nadiem Bakal Menang Praperadilan: 'Belum Ada Kerugian Negara, Kok Sudah Jadi Tersangka