Google Lepas Gemini di Chrome untuk Semua Pengguna Desktop, Buka Akses Fitur AI Tanpa Batasan

Photo Author
- Senin, 22 September 2025 | 14:20 WIB
Ilustrasi Google (Foto : Shutterstock.com)
Ilustrasi Google (Foto : Shutterstock.com)

INSIBERNEWS - Google resmi menghadirkan Gemini di Chrome untuk semua pengguna desktop Mac dan Windows di Amerika Serikat. Keputusan ini menandai berakhirnya pembatasan fitur yang sebelumnya hanya tersedia bagi pelanggan Google AI Pro dan AI Ultra.

Mulai Kamis pekan lalu, siapa pun yang menggunakan Chrome dengan pengaturan bahasa Inggris bisa langsung mencoba kecerdasan buatan ini.

Baca Juga: Buntut Video Viral, Kekayaan Minus Wahyudin Moridu Jadi Sorotan KPK

Dengan hadirnya ikon Gemini di pojok kanan atas jendela Chrome, pengguna bisa meminta penjelasan instan terkait informasi yang sedang dibaca.

Misalnya, saat membuka laman resep, Gemini dapat membantu mengubah resep roti pisang biasa menjadi versi bebas gluten hanya dengan satu permintaan sederhana.

Tak hanya itu, Gemini kini juga bisa bekerja lintas tab. Artinya, pengguna bisa sekaligus membandingkan, merangkum, dan menyaring informasi dari beberapa situs berbeda dalam waktu singkat.

Baca Juga: DK PBB Gelar Sidang Darurat Bahas Tiga Jet Rusia Masuki Wilayah Udara Estonia

Fitur ini dianggap akan sangat membantu saat merencanakan perjalanan. Pengguna bisa meminta Gemini menata jadwal, memberikan rekomendasi penerbangan, bahkan membantu memilih hotel yang sesuai dengan kebutuhan.

Dalam pengalaman sehari-hari, Gemini juga dapat mendukung aktivitas belanja online. Saat mencari perlengkapan rumah tangga, misalnya, pengguna dapat meminta ringkasan perbandingan harga dan spesifikasi produk dari beberapa situs sekaligus.

Lebih menarik lagi, Gemini akan memiliki kemampuan mengingat laman yang pernah dikunjungi sebelumnya. Misalnya, jika pengguna lupa di situs mana mereka membeli sebuah meja pekan lalu, cukup tanyakan kepada Gemini dan AI ini akan menelusuri riwayat dengan lebih cerdas.

Baca Juga: Sehun Resmi Tamat Wamil, EXO Lengkap Kembali dan Siap Comeback Desember 2025

Google menyebut pengembangan fitur ini merupakan langkah untuk membuat pencarian dan eksplorasi di internet lebih interaktif, personal, dan efisien.

Selain itu, Google juga membuka peluang untuk memperluas layanan ini ke lebih banyak negara dan bahasa di masa mendatang. Namun untuk saat ini, akses penuh masih dibatasi bagi pengguna di AS dengan pengaturan bahasa Inggris.

Baca Juga: Polisi Bongkar Sindikat Perdagangan Bayi di Medan, Delapan Orang Ditangkap di Indekos

Halaman:

Editor: Varin Vaprilia Caroline

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X