INSIBERNEWS - Google resmi menghadirkan Gemini di Chrome untuk semua pengguna desktop Mac dan Windows di Amerika Serikat. Keputusan ini menandai berakhirnya pembatasan fitur yang sebelumnya hanya tersedia bagi pelanggan Google AI Pro dan AI Ultra.
Mulai Kamis pekan lalu, siapa pun yang menggunakan Chrome dengan pengaturan bahasa Inggris bisa langsung mencoba kecerdasan buatan ini.
Baca Juga: Buntut Video Viral, Kekayaan Minus Wahyudin Moridu Jadi Sorotan KPK
Dengan hadirnya ikon Gemini di pojok kanan atas jendela Chrome, pengguna bisa meminta penjelasan instan terkait informasi yang sedang dibaca.
Misalnya, saat membuka laman resep, Gemini dapat membantu mengubah resep roti pisang biasa menjadi versi bebas gluten hanya dengan satu permintaan sederhana.
Tak hanya itu, Gemini kini juga bisa bekerja lintas tab. Artinya, pengguna bisa sekaligus membandingkan, merangkum, dan menyaring informasi dari beberapa situs berbeda dalam waktu singkat.
Baca Juga: DK PBB Gelar Sidang Darurat Bahas Tiga Jet Rusia Masuki Wilayah Udara Estonia
Fitur ini dianggap akan sangat membantu saat merencanakan perjalanan. Pengguna bisa meminta Gemini menata jadwal, memberikan rekomendasi penerbangan, bahkan membantu memilih hotel yang sesuai dengan kebutuhan.
Dalam pengalaman sehari-hari, Gemini juga dapat mendukung aktivitas belanja online. Saat mencari perlengkapan rumah tangga, misalnya, pengguna dapat meminta ringkasan perbandingan harga dan spesifikasi produk dari beberapa situs sekaligus.
Lebih menarik lagi, Gemini akan memiliki kemampuan mengingat laman yang pernah dikunjungi sebelumnya. Misalnya, jika pengguna lupa di situs mana mereka membeli sebuah meja pekan lalu, cukup tanyakan kepada Gemini dan AI ini akan menelusuri riwayat dengan lebih cerdas.
Baca Juga: Sehun Resmi Tamat Wamil, EXO Lengkap Kembali dan Siap Comeback Desember 2025
Google menyebut pengembangan fitur ini merupakan langkah untuk membuat pencarian dan eksplorasi di internet lebih interaktif, personal, dan efisien.
Selain itu, Google juga membuka peluang untuk memperluas layanan ini ke lebih banyak negara dan bahasa di masa mendatang. Namun untuk saat ini, akses penuh masih dibatasi bagi pengguna di AS dengan pengaturan bahasa Inggris.
Baca Juga: Polisi Bongkar Sindikat Perdagangan Bayi di Medan, Delapan Orang Ditangkap di Indekos
Artikel Terkait
PDIP Pecat Wahyudin Moridu Imbas Video Viral Soal 'Merampok Uang Negara'
KPK Periksa Bupati Pati Sudewo Terkait Kasus Suap Proyek Jalur Kereta Api
Sidang Cerai Perdana Eza Gionino Digelar di PN Cibinong, Kuasa Hukum Utamakan Jalur Damai
Polisi Bongkar Sindikat Perdagangan Bayi di Medan, Delapan Orang Ditangkap di Indekos
Mensesneg Tegaskan Skema Makanan Siap Santap Jadi Pilihan Terbaik Program MBG, Meski Banyak Usulan Perubahan
Sirene dan Strobo Jadi Sorotan Publik, Korlantas Hentikan Sementara Penggunaan di Jalan Raya
Sehun Resmi Tamat Wamil, EXO Lengkap Kembali dan Siap Comeback Desember 2025
Pria Mabuk Banting Bayi 1 Minggu hingga Tewas di Hulu Sungai Tengah, Pelaku Sudah Ditangkap Polisi
Buntut Video Viral, Kekayaan Minus Wahyudin Moridu Jadi Sorotan KPK
DK PBB Gelar Sidang Darurat Bahas Tiga Jet Rusia Masuki Wilayah Udara Estonia