Indonesia Kena Sindir Pengamat Luar, Dinilai Terlalu Banyak Rapat Tapi Tidak Ada Hasilnya

Photo Author
Awit Wiarni, Insibernews
- Jumat, 7 Maret 2025 | 10:50 WIB
Masyarakat Indonesia dinilai terlalu banyak rapat yang sebenarnya tidak ada hasilnya (Unsplash)
Masyarakat Indonesia dinilai terlalu banyak rapat yang sebenarnya tidak ada hasilnya (Unsplash)

INSIBERNEWS - Seorang Executive headhunter atau HR consultant bernama Leigh McKiernon memberikan kritik pedas pada cara kerja masyarakat Indonesia.

Leigh McKiernon sendiri sudah bekerja di Indonesia selama 6 tahun dan memperhatikan cara kerja masyarakat Indonesia.

Menurut Leigh McKiernon orang Indonesia terlihat sibuk namun sebenarnya tidak bekerja.

Baca Juga: Pengangkatan CPNS 2025 Diundur ke Oktober, Lulusan CASN di Pastikan Tetap Diangkat! Ini Penjelasan Menteri PANRB Rini Widyantini

Dilansir INsibernews dari akun Instagram @ngomonginuang (7/3/2025), Leigh McKiernon menilai orang Indonesia terlalu banyak rapat.

Sedangkan rapat di Indonesia sendiri memiliki banyak nama seperti seminar, grup discussion, hingga ground breaking.

Masyarakat Indonesia seringkali dinilai terjebak dalam rutinitas rapat yang berlebihan tanpa adanya tindak lanjut yang nyata.

Baca Juga: Update Erupsi Gunung Semeru 6 Maret 2025: Kolom Abu Setinggi 1.100 Meter, Waspada Dampak Lahar dan Abu Vulkanik

Fenomena ini terlihat dalam berbagai sektor, baik di pemerintahan, perusahaan, hingga organisasi masyarakat.

Banyak rapat yang diadakan untuk membahas isu-isu yang sebenarnya sudah sering dibicarakan sebelumnya, namun masalah tersebut tidak kunjung menemukan solusi yang konkret.

Fenomena ini berakar dari kebiasaan yang terbentuk dalam budaya rapat yang dianggap sebagai bagian penting dari pengambilan keputusan.

Baca Juga: Redmi Note 14 4G: Spesifikasi Gahar, Layar AMOLED 120Hz dengan Harga Terjangkau!

Sayangnya, seringkali rapat-rapat ini hanya berfokus pada diskusi tanpa adanya tindakan lanjut yang jelas dan terukur.

Hal ini menyebabkan terhambatnya kemajuan dalam menyelesaikan masalah yang ada.

Halaman:

Editor: Awit Wiarni

Sumber: Instagram

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X