INSIBERNEWS - Kehadiran BYD dan Denza di ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 menjadi bukti keseriusan mereka dalam menggarap pasar kendaraan listrik Tanah Air.
Dengan pangsa pasar yang sudah menyentuh 54,1%, kedua merek ini kian kokoh sebagai pemain utama di segmen kendaraan listrik nasional.
Baca Juga: Momen Manis di Konser G-Dragon Kuala Lumpur, Atlet Paralimpiade Dapat Undangan Khusus
Data penjualan menunjukkan angka yang mengesankan. Lebih dari 20 ribu unit kendaraan listrik terjual, mendorong pertumbuhan pasar nasional menjadi 9,7%. Angka ini bukan hanya menandai tren positif, tapi juga mempertegas dominasi BYD dan Denza di peta otomotif Indonesia.
Capaian ini selaras dengan catatan global BYD. Pada paruh pertama 2025, total penjualan mereka menembus 2,1 juta unit kendaraan, tumbuh 33% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Pencapaian tersebut sekaligus mengukuhkan posisi BYD sebagai pemimpin pasar, sementara Denza terus memperluas jangkauannya di segmen premium.
Baca Juga: Telinga Berdengung karena Kemasukan Air? Begini Cara Aman Mengeluarkannya
Tak hanya fokus pada penjualan, Denza juga menaruh perhatian besar pada kepuasan pelanggan. Komitmen terhadap layanan purna jual menjadi strategi utama agar konsumen merasa aman dan nyaman setelah pembelian.
Langkah strategis Denza diwujudkan melalui ekspansi pusat layanan purna jual di berbagai kota besar. Hingga saat ini, lima lokasi strategis sudah beroperasi, dan jumlah ini ditargetkan bertambah sebelum akhir 2025.
Baca Juga: Kategori Beras Premium dan Medium Dihapus, Pemerintah Terapkan Skema Baru di Pasar
Perluasan jaringan ini diharapkan memudahkan akses konsumen terhadap layanan teknis, termasuk perawatan, klaim garansi, hingga ketersediaan suku cadang. Semua dirancang agar pengalaman pengguna kendaraan listrik semakin praktis dan bebas repot.
Ekspansi layanan Denza juga menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. Dengan infrastruktur pendukung yang memadai, minat masyarakat untuk beralih ke mobil listrik diyakini akan semakin meningkat.
Baca Juga: Gempa Dahsyat 8,7 SR Guncang Rusia, Peringatan Tsunami Meluas ke Jepang hingga Hawaii
Tidak berhenti di situ, partisipasi aktif BYD dan Denza di GIIAS 2025 juga menjadi ajang edukasi. Melalui pameran teknologi dan test drive, masyarakat diberi kesempatan mengenal lebih dekat performa kendaraan listrik yang mereka tawarkan.
Artikel Terkait
Xpeng Siap Guncang GIIAS 2025 dengan Mobil Terbang Perdana di Indonesia
Trump Ancam Tarif Mobil Jepang, Bilang Perdagangan Otomotif Tidak Adil
Tertarik Beli Mobil Listrik? Berikut 5 Hal yang Harus Diperhatikan: SPKLU Langka hingga Biaya Baterai Selangit
Penting! Ini 5 Penyebab Pelek Motor Bisa Penyok Tiba-Tiba, Bukan Cuma Karena Nabrak
MotoGP Pindah ke Buenos Aires Mulai 2027, Sirkuit Galvez Bersolek Jadi Tuan Rumah Kelas Dunia
Keuangan Masih Berdarah, Nissan Tutup Pabrik Legendarisnya di Jepang Mulai 2028
PLN Tebar Diskon Besar-Besaran, Isi Daya Mobil Listrik di Rumah Kini Makin Murah
GIIAS 2025 Resmi Dibuka: Mobil Listrik, Merek Baru, dan Inovasi Ramah Lingkungan Warnai Panggung Otomotif
Bukan Cuma Mobil, XPeng Bawa Kendaraan Terbang ke GIIAS 2025 dan Jadi Pusat Perhatian
Tesla Gaet Samsung Produksi Chip A16, Nilai Kontrak Tembus Rp270 Triliun