Penting! Ini 5 Penyebab Pelek Motor Bisa Penyok Tiba-Tiba, Bukan Cuma Karena Nabrak

Photo Author
- Selasa, 15 Juli 2025 | 17:17 WIB
Ilustrasi Pelek Motor (Foto : Dok. Wahana Honda)
Ilustrasi Pelek Motor (Foto : Dok. Wahana Honda)

INSIBERNEWS - Buat kamu yang sering pakai motor sebagai kendaraan harian, pasti pernah mengalami kondisi pelek motor tiba-tiba penyok atau tidak bulat sempurna lagi. Padahal merasa tidak menabrak apapun.

Nah, ternyata ada banyak faktor yang bisa bikin pelek motor rusak tanpa kita sadari, dan bukan cuma karena tabrakan atau jatuh.

Baca Juga: Tertarik Beli Mobil Listrik? Berikut 5 Hal yang Harus Diperhatikan: SPKLU Langka hingga Biaya Baterai Selangit

Pertama, jalanan berlubang adalah musuh utama pelek motor. Meski kamu merasa hanya melintasi lubang kecil, jika kecepatannya tinggi dan motor tidak mengangkat beban dengan seimbang, itu bisa bikin pelek langsung berubah bentuk. Apalagi kalau peleknya model racing yang bahannya lebih kaku dari jari-jari.

Baca Juga: Trump Ancam Tarif Mobil Jepang, Bilang Perdagangan Otomotif Tidak Adil

Kedua, tekanan angin ban yang terlalu rendah juga bisa jadi penyebab. Ban yang kempis bikin daya redam terhadap benturan berkurang. Jadi, saat motor menghantam permukaan tidak rata, beban langsung diteruskan ke pelek, dan akhirnya bisa bikin penyok.

Ketiga, beban berlebih pada motor. Banyak yang tidak sadar kalau membawa muatan terlalu berat, apalagi di bagian belakang, membuat tekanan pada roda jadi lebih besar dari yang seharusnya. Kalau dibiarkan terus-menerus, pelek bisa bengkok pelan-pelan karena tekanan yang tidak wajar.

Baca Juga: Mobil Listrik Lesu di Tengah Insentif, Pasar Dikuasai Impor China

Keempat, kualitas bahan pelek. Tidak semua pelek aftermarket punya standar yang sama dengan bawaan pabrik. Beberapa produk murah biasanya menggunakan material yang lebih tipis dan mudah berubah bentuk saat terkena benturan kecil. Jadi, kalau kamu pernah ganti pelek dan tiba-tiba cepat rusak, bisa jadi karena kualitasnya.

Baca Juga: Mobil Bekas Rasa Baru Bikin Geger, Industri Otomotif China Diterpa Skandal Penjualan

Kelima, cara parkir yang tidak hati-hati. Kadang kita menyenggol trotoar atau pembatas jalan saat berhenti atau parkir. Meski terlihat sepele, kalau bagian roda terbentur keras, pelek bisa langsung peyang meski motor tidak jatuh.

Supaya pelek motor tetap awet, pastikan kamu rutin cek tekanan angin, hindari jalan rusak jika memungkinkan, dan jangan bawa beban berlebih. Selain itu, kalau mau ganti pelek, pilih yang sudah teruji kualitasnya agar tidak jadi masalah di kemudian hari.

Baca Juga: Mobil Bekas China Laris Manis di Negara-Negara Mitra BRI, Transaksi Tembus 1 Miliar Yuan

Merawat pelek itu penting, bukan cuma soal tampilan tapi juga keamanan dan kenyamanan berkendara. Jadi, jangan anggap sepele kalau pelek mulai terasa tidak stabil atau bergetar, bisa jadi itu tanda awal penyok yang perlu segera dicek!

Editor: Varin Vaprilia Caroline

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X