INSIBERNEWS - Produsen otomotif asal Tiongkok, BYD, mengumumkan kolaborasi strategis dengan perusahaan pelumas Mobil untuk menghadirkan seri oli mesin yang diklaim sebagai yang pertama di dunia dan dirancang khusus untuk kendaraan Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV). Produk ini disesuaikan dengan karakter teknologi hybrid DM-i (Dual Mode) yang menjadi andalan kendaraan BYD.
Peluncuran oli mesin khusus ini dilaporkan oleh Carnewschina pada Selasa waktu setempat. Kehadiran produk tersebut bertujuan menjawab tantangan pelumasan yang kerap dihadapi mesin PHEV, terutama dalam kondisi operasi yang berbeda dari kendaraan berbahan bakar bensin konvensional.
Baca Juga: BYD Tampil Percaya Diri di GJAW 2025, Proyek Pabrik Subang Masuk Tahap Akhir
Berbeda dengan mobil konvensional, kendaraan PHEV memiliki pola kerja mesin yang jauh lebih kompleks. Mesin kerap menyala dan mati dalam waktu singkat, beroperasi pada durasi pendek di suhu rendah, serta bekerja secara intermiten di bawah beban tinggi saat berpindah antara mode listrik dan mesin pembakaran.
Kondisi start dan stop yang sering ini menyebabkan komponen mesin mengalami tekanan instan yang lebih besar.
Bantalan mesin, misalnya, harus menanggung beban tinggi secara tiba-tiba ketika sistem berpindah mode, sehingga berpotensi mempercepat keausan jika tidak didukung pelumasan yang optimal.
Baca Juga: BYD Masih All Out Mobil Listrik, Opsi Hybrid di Indonesia Tetap Terbuka
Selain itu, penggunaan kendaraan PHEV untuk perjalanan jarak pendek, khususnya pada suhu rendah, berisiko menghasilkan uap air di dalam mesin. Kondisi tersebut dapat memicu emulsifikasi oli, yang berdampak pada penurunan kualitas pelumas dan berkurangnya perlindungan mesin.
Operasi mesin di bawah beban tinggi secara tidak terus-menerus juga menuntut stabilitas termal dan kebersihan oli yang lebih baik. Oli konvensional dinilai belum sepenuhnya mampu mengakomodasi kebutuhan tersebut dalam jangka panjang.
Melalui kolaborasi ini, BYD dan Mobil mengembangkan formulasi oli yang dirancang untuk menjaga stabilitas viskositas, mengurangi keausan saat start dingin, serta meminimalkan pembentukan endapan dan emulsi. Produk ini diharapkan mampu memperpanjang usia mesin sekaligus menjaga efisiensi sistem hybrid.
Baca Juga: BYD Siapkan Dolphin 2026, Mobil Listrik Kompak yang Siap Jadi Penantang Baru di Pasar Global
Langkah ini mencerminkan fokus BYD dalam mengembangkan ekosistem kendaraan listrik dan hybrid secara menyeluruh, tidak hanya pada kendaraan, tetapi juga pada komponen pendukungnya. Kehadiran oli khusus PHEV ini dinilai sebagai inovasi penting seiring meningkatnya adopsi kendaraan hybrid di pasar global.
Ke depan, pengembangan produk pendukung seperti pelumas khusus diyakini akan menjadi faktor penentu dalam menjaga performa dan keandalan kendaraan elektrifikasi, sekaligus meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap teknologi PHEV.***
Artikel Terkait
Changan Resmi Mendarat di Indonesia, Bawa Dua Mobil Listrik dan Misi Baru untuk Pasar Nusantara
55 Tahun di Indonesia, Suzuki Klaim Sudah Tanam Investasi Rp22 Triliun dan Serap Ribuan Pekerja
Veloz Hybrid Resmi Meluncur, Toyota Mulai Babak Baru Elektrifikasi MPV Keluarga di Indonesia
Mitsubishi Akui Pasar Lesu, Target Penjualan Nasional 850 Ribu Unit Dinilai Terlalu Muluk
Hati-Hati Beli Mobil Bekas Leasing, Simak Dulu Hal Penting Ini Biar Nggak Rugi
Suzuki Kembangkan Lini Hybrid, Tegaskan Efisiensi Tanpa Hilang Tenaga
BMW Tunjuk Milan Nedeljkovic sebagai Nakhoda Baru, Resmi Pimpin Dewan Manajemen Mulai 2026
Penjualan Mobil Astra Turun 16 Persen, Perusahaan Tetap Optimistis Pasar Bakal Pulih Tahun Depan
BYD Masih All Out Mobil Listrik, Opsi Hybrid di Indonesia Tetap Terbuka
BYD Tampil Percaya Diri di GJAW 2025, Proyek Pabrik Subang Masuk Tahap Akhir