INSIBERNEWS - Kembali dilakukan aksi demo oleh mahasiswa yang menuntut pemerintah untuk mengevaluasi sejumlah kebijakan.
Beberapa kebijakan yang dikritisi oleh mahasiswa adalah mengenai efisiensi anggaran dan program makan bergizi gratis.
Rencananya demo akan dilakukan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi pada Senin (17/2/2025).
Baca Juga: Meninggal Dunia Diusia 25 Tahun, Aktris Kim Sae Ron Dilaporkan Alami Henti Jantung
Dilansir INsibernews dari akun X @barengwarga (17/2/2025), namun ada yang berbeda dari demo-demo sebelumnya, karena ada seruan agar mahasiswa mencopot almamater.
Karena sebelumnya, kerap terjadi insiden buruk pada saat aksi demo.
Banyak mahasiswa yang mengusir, menyerang, dan bahkan menyerahkan massa aksi yang tidak memakai almamater.
Baca Juga: Aturan Baru Bagi Korban PHK Kini Masih Dapat Gaji Selama 6 Bulan? Ini Faktanya
Bahkan mahasiswa mengutuk demonstran non-mahasiswa sebagai penyusup dan provokator.
“Hal ini sangat ironis, karena aktivis gerakan mahasiswa selalu menyerukan seluruh elemen rakyat untuk bersatu, atau selalu mencatut nama rakyat dalam aksinya, dalam poster aksinya, dalam nyanyiannya,” ketik akun X @barengwarga.
“Tetapi ketika berbagai elemen masyarakat yang lebih beragam akhirnya sungguhan turut serta, mereka juga yang mencoba membatasi da meredam,” lanjutnya.
Oleh karena itu ada seruan bagi mahasiswa untuk mencopot almamaternya.