INSIBERNEWS - YouTube baru-baru ini menyatakan kesiapan untuk bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Indonesia.
Kerjasama Komdigi dan YouTube ini dalam rangka menerapkan aturan ketat untuk melindungi anak-anak dari konten berbahaya.
Sebelumnya, Komdigi mengeluarkan kebijakan untuk memberikan batasan kepada anak-anak dalam mengakses internet.
Baca Juga: Presiden Prabowo Pastikan Menggandakan Kapasitas Internet, Bisa Dijangkau hingga Tempat Terpencil
Langkah ini diambil sebagai respons terhadap meningkatnya kekhawatiran tentang dampak negatif dari konten yang tidak sesuai bagi anak di platform digital.
Terutama YouTube yang memiliki basis pengguna sangat besar di Indonesia.
Melalui kerja sama ini, YouTube berkomitmen untuk memperkenalkan teknologi dan kebijakan yang lebih canggih dalam memfilter dan mengawasi konten yang diunggah oleh pengguna.
Baca Juga: Wow! Jokowi Ungkap Prabowo Adalah Presiden dengan Dukungan Terkuat di Seluruh Dunia, Ini Faktanya
Salah satu bentuk implementasi adalah memperketat sistem verifikasi usia pengguna.
Kemudian juga memperbarui algoritma rekomendasi video untuk memastikan bahwa anak-anak hanya mendapatkan akses ke konten yang sesuai dengan usia mereka.
Selain itu, YouTube juga berencana untuk memperkuat fitur YouTube Kids yang telah diluncurkan sebelumnya.
Menawarkan konten yang lebih aman dan terkurasi khusus untuk anak-anak.
Artikel Terkait
Update Kasus Judi Online yang Libatkan Pegawai Komdigi, Polisi Sita Rp167,8 Miliar Sebagai Bukti
Begini Strategi Baru Komdigi Berantas Judi Online, Sebar SMS hingga Blokir Transfer Pulsa yang Terindikasi Judol
Ditunjuk Jadi Stafsus Menteri Komdigi, Apa Tugas Raline Shah?
Komdigi Sebut Pemerintah Akan Keluarkan Aturan Pembatasan Penggunaan Sosmed bagi Anak-anak
Komdigi Segera Luncurkan Sistem Kepatuhan Moderasi Konten Demi Tindak Penyebaran Konten Ilegal