news

Presiden Dimakzulkan Yoon Suk Yeol Ditangkap, Klaim Penahanan sebagai Langkah Ilegal

Rabu, 15 Januari 2025 | 12:02 WIB
Aktivis Korea Selatan Ungkap Dugaan Rencana Darurat Militer Kedua oleh Presiden Yoon (Foto : REUTERS)

Namun, penangkapan ini tidak berlangsung tanpa hambatan. Pada upaya pertama di awal Januari, staf keamanan Yoon memblokade akses masuk ke kediaman kepresidenan, memaksa penyidik untuk mundur setelah kebuntuan selama berjam-jam.

Baca Juga: Imigrasi Gelar Layanan Paspor di GBK untuk 1.075 Pemohon, Daftar dan Cek Caranya!

Dalam upaya kedua ini, pihak keamanan presiden tidak lagi menghalangi, namun pendukung Yoon dan sejumlah anggota parlemen dari Partai Kuasa Rakyat (PPP) sempat melakukan blokade.

Polisi bahkan mengerahkan hingga 3.000 personel untuk membuka akses, memicu bentrokan kecil di sekitar kediaman presiden.

Baca Juga: Satpol PP Pemerintah DKI Jakarta Awasi Blok M Usai Insiden Larangan Konten oleh Pemuda Pancasila!

Yoon sendiri terus menyebut langkah penyidik sebagai bentuk "penegakan hukum yang tidak adil." Ia mengklaim bahwa keputusannya hadir di kantor CIO hanya bertujuan untuk "mencegah pertumpahan darah."

Sementara itu, pengadilan Seoul sebelumnya telah memperpanjang surat perintah penangkapan Yoon hingga 21 Januari, memberikan waktu kepada penyidik untuk menyelesaikan proses hukum ini.

Baca Juga: Zelensky Tawarkan Pertukaran Tentara Korea Utara untuk Tawanan Perang Ukraina: Ini Tujuan Utamanya!

Kasus ini kini menjadi perhatian publik, memperlihatkan betapa kompleks dan dinamisnya situasi politik di Korea Selatan.

Halaman:

Tags

Terkini