“Jadi kalau temen-temen ada oknum wartawan misalnya satu yang tidak sesuai dengan etika jurnalistik, tapi tiba-tiba dipukul rata, seperti itu,” ujar Fadli Zon.
“Saya kita temen-temen wartawan pasti marah, gitu ya. Nah mungkin ini juga yang terjadi di dalam kasus polisi,” lanjutnya.
Baca Juga: Indonesia Fasilitasi 46 WNI Korban TPPO Untuk Dipulangkan dari Myanmar
Sehingga Fadli Zon menyarankan kepada masyarakat untuk menyebutkan oknumnya, bukan institusinya.
“Kalau mengkritik oknum, ya harus disebut oknumnya itu sepeti apa. Tapi jangan membawa-bawa mungkin institusinya,” ucap Fadli Zon.***