Sebenarnya keberadaan pagar laut tersebut sudah dilaporkan oleh warga sekitar sejak Agustus 2024.
Setelah mendapatkan laporan maka DKP serta polisi melakukan pengecekan ke lokasi.
Dilansir INsibernews dari akun Instagram @ngomonginuang (9/1/2025), keberadaan pagar laut membuat nelayan sulit untuk melaut.
Sejumlah nelayan terpaksa harus memutari pagar ketika akan berangkat melaut.
Baca Juga: Berlatar Gunung Salju di Swiss, Brisia Jodie Pamer Cincin Usai Dilamar Sang Kekasih Jonathan Alden
Bahkan ada pula nelayan yang untuk sementara waktu memilih untuk berhenti melaut karena adanya pagar laut.
Oleh karena itu, para nelayan meminta agar pemerintah menindaklanjuti masalah ini
“Laut dipatok, kami masyarakat nelayan terganggu. Pak bupati, pak gubernur tolong ditindaklanjuti,” ujar nelayan di wilayah sekitar pagar laut.***
Artikel Terkait
Ketegangan Geopolitik Meningkat Pasca Pemutusan Kabel Bawah Laut di Laut Baltik: Sabotase atau Perang Hibrida?
Gelombang Laut Banten Capai 2,5 Meter, Nelayan Diminta Tetap Waspada
Krisis di Laut Merah, Mesir Alami Kerugian Fantastis dari Terusan Suez
Terdapat Pagar Laut di Tangerang dari Bambu Sepanjang 30 KM, Untuk Apa?
Muncul Pagar Laut Misterius di Banten Sepanjang 30 KM, Tapi Pemerintah Tidak Tahu Pemiliknya