INSIBERNEWS - Nelayan di Banten mengeluh karena kemunculan pagar laut sepanjang 30 kilometer.
Warga telah melaporkan keluhan mengenai pagar laut yang mengganggu aktivitas nelayan.
Menariknya, panjang pagar laut di Banten ini mencakup 16 desa di 6 kecamatan, yaitu:
Baca Juga: Arus Lalu Lintas Pusat Kota Batu Ditutup Karena Ada Olah TKP Laka Beruntun Bus Pariwisata
- 3 desa di Kecamatan Kronjo
- 3 desa di Kecamatan Kemiri
- 4 desa di Kecamatan Mauk
- 1 desa di Kecamatan Sukadiri
- 3 desa di Kecamatan Pakuhaji
- 2 desa di Kecamatan Teluknaga
Hingga saat ini Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) belum mengetahui pemilik pagar larut tersebut.
DKP juga belum tahu pasti alasan di balik dibangunnya pagar laut dari bambu ini.
Baca Juga: Chery Diminta Bangun Pabrik Mandiri di Indonesia, Targetkan TKDN Capai 60 Persen
Bahkan hingga saat ini, pagar bambu masih terus dibangun sehingga menjadi bertambah panjang.
Informasi ini disampaikan oleh Direktur Perencanaan Ruang Laut Kementerian KKP, Suharyanto.
Menurut Suharyanto, TNI Angkatan Laut Polairud, kemudian PSDKP, dan PUPR sudah ikut serta turun tangan untuk menyelesaikan masalah ini.
Baca Juga: Arab Saudi Diguyur Hujan Lebat, Mekah dan Madinah Terendam Banjir Parah
Menurut Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Banten, Eli Susiyanti, pagar laut ini masuk dalam kawasan pemanfaatan umum.
Ketentuan mengenai lokasi pagar laut misterius ini tercantum dalam Perda Provinsi Banten Nomor 1 Tahun 2023.
Artikel Terkait
Ketegangan Geopolitik Meningkat Pasca Pemutusan Kabel Bawah Laut di Laut Baltik: Sabotase atau Perang Hibrida?
Gelombang Laut Banten Capai 2,5 Meter, Nelayan Diminta Tetap Waspada
Krisis di Laut Merah, Mesir Alami Kerugian Fantastis dari Terusan Suez
Terdapat Pagar Laut di Tangerang dari Bambu Sepanjang 30 KM, Untuk Apa?
Muncul Pagar Laut Misterius di Banten Sepanjang 30 KM, Tapi Pemerintah Tidak Tahu Pemiliknya