Akibat Merugi hingga Puluhan Triliun, BPJS Kesehatan Akan Naikkan Iuran Bulanan?

Photo Author
Awit Wiarni, Insibernews
- Sabtu, 23 November 2024 | 11:52 WIB
Ada rencana kenaikkan iuran BPJS Kesehatan karena terus mengalami defisit (Instagram @bpjskesehaarn_ri)
Ada rencana kenaikkan iuran BPJS Kesehatan karena terus mengalami defisit (Instagram @bpjskesehaarn_ri)

INSIBERNEWS - BPJS Kesehatan mengalami defisit beruntun mulai dari 2014 hingga 2020.

Kemudian BPJS Kesehatan sempat mengalami surplus untuk pada tahun 2021 hingga 2023.

Namun di tahun 2024, BPJS Kesehatan kembali mengalami defisit. Menurut penafsiran BPJS Kesehatan, terdapat pendapatan sebesar Rp160 triliun.

Baca Juga: Cak Imin: Peran Komunitas Penting untuk Lawan Dampak Sosial Judi Online

Namun nominal yang harus dikeluarkan oleh BPJS Kesehatan adalah Rp176 triliun.

Diketahui bahwa saat ini ada 98,25% masyarakat Indonesia yang memanfaatkan BPJS Kesehatan.

BPJS Kesehatan saat ini terancam akan gagal bayar pada tahun 2026.

Baca Juga: Ribuan iPhone 16 di Indonesia Terancam Diblokir, Kemenperin Tegas Soal TKDN

Sepanjang Januari hingga Oktober 2024, BPJS Kesehatan alami defisit sebesar Rp12,83 triliun.

Hal ini disampaikan langsung oleh Dirut BPJS Kesehatan yaitu Ali Ghufron pada Senin (18/11/2024).

Menurut Dirut BPJS Ali Ghufron menyampaikan bahwa penyebab dari defisit yang dialami BPJS adalah karena meningkatnya utilitas.

Baca Juga: Negara Maju Diminta Berikan RP20 Ribu Triliun untuk Masalah Perubahan Iklim

Dalam beberapa tahun terakhir, utilitas pelayanan kesehatan mengalami peningkatan signifikan.

Halaman:

Editor: Awit Wiarni

Sumber: Instagram

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X