Surplus ini menunjukkan bahwa penerimaan negara, setelah dikurangi belanja tanpa menghitung bunga utang, menunjukkan angka positif.
"Keseimbangan primer yang positif ini menjadi tanda bahwa kita mampu mengelola belanja dan pendapatan negara dengan baik," jelasnya.
Baca Juga: Menteri Pertanian: Pupuk Bersubsidi Bisa Ditebus Petani Hanya dengan KTP, Distribusi Dipermudah
Secara keseluruhan, meskipun defisit masih ada, kondisi APBN Indonesia pada Oktober 2024 tetap berada pada jalur yang sehat, dengan pertumbuhan belanja yang konstruktif dan penerimaan yang solid.
Pemerintah berharap, dengan pengelolaan yang hati-hati dan efisien, defisit anggaran dapat terus terjaga dalam batas yang aman, sementara perekonomian nasional tetap tumbuh positif.
Dengan pencapaian ini, Sri Mulyani optimis bahwa Indonesia akan mampu melewati tantangan ekonomi global dengan baik dan terus mencatatkan perkembangan ekonomi yang menguntungkan bagi negara.
Artikel Terkait
Eks Menko Polhukam Mahfud MD Soroti 3 Hal Berikut Soal Kepemimpinan Presiden Prabowo
Seleksi Kompetensi Bidang CPNS 2024: Ini Kisi-kisi Formasi Analis Perdagangan Ahli Pertama di SKB
Seleksi Kompetensi Bidang atau SKB CPNS 2024: Ini Kisi-kisi Formasi Analis Perkarantinaan Tumbuhan Ahli Pertama
Mendikdasmen Rencanankan Pendidikan Matematika untuk Anak TK, Apa Manfaatnya?
Prabowo: Korupsi dan Pemborosan Uang Negara Sangat Serius, Aparat Penegak Hukum Malah Ikut Terlibat
Putin: Arab Saudi Punya Pengaruh Besar di Energi Dunia, MBS Jadi Kunci Stabilitas Timur Tengah
Menteri Pertanian: Pupuk Bersubsidi Bisa Ditebus Petani Hanya dengan KTP, Distribusi Dipermudah
Kemendag Bongkar Penyelundupan 90 Ribu Rol Kain Tekstil Ilegal Asal China Senilai Rp90 Miliar
Krisis Politik di Jerman: Koalisi Olaf Scholz Runtuh, Pemilu Bisa Digelar Lebih Awal
Xi Jinping: China dan AS Harus Bangun Hubungan Stabil demi Kepentingan Bersama