INSIBERNEWS - Setelah Anies Baswedan gagal maju Pilkada Jakarta, kini ia dinilai melakukan playing victim.
Pasalnya terdapat sejumlah narasi yang mengatakan bahwa Anies Baswedan tidak mendapat tiket untuk mengikuti Pilkada Jakarta.
Anies Baswedan memang kurang mendapat dukungan dari partai politik ketika akan maju Pilkada Jakarta.
Dilansir InsiberNews dari kanal YouTube Najwa Shihab (3/9/2024), ANies Baswedan membantah bahwa dirinya tidak mendapatkan tiket Pilkada.
Ia menyatakan bahwa sudah memiliki tiket Pilkada tetapi tidak memiki boarding pass sehingga tidak bisa lepas landas untuk Pilkada.
“Saya itu bukan gagal dapat tiket, saya tidak dapat boarding pass tapi tiket udah dapet,” ungkap Anies Baswedan.
Baca Juga: Catat Tanggalnya! Matthew Maltese Akan Gelar Konser di Jakarta pada November 2024
Mantan Gubernur Jakarta periode 2017-2022 ini juga membantah bahwa dirinya melakukan playing victim.
Playing victim atau berpura-pura menjadi korban adalah perilaku di mana seseorang secara sengaja mengklaim sebagai korban untuk mendapatkan simpati atau memanipulasi situasi.
Tindakan ini sering kali dilakukan untuk menarik perhatian atau memperoleh keuntungan pribadi dengan cara memanipulasi persepsi orang lain.
Baca Juga: Apa Itu Kecerdasan Interpersonal dan Bagaimana Ciri-Ciri Utamanya
Anies Baswedan mengaku bahwa dirinya memang benar-benar menjadi korban dari hilangnya kedaulatan partai politik.
Artikel Terkait
4 Fakta Unik Anies Baswedan yang Dikabarkan Bikin Partai Baru, Penerima Tongkat Cakra Pangeran Diponegoro
Alasan Anies Baswedan Ingin Buat Partai Baru, Ingin Muluskan Langkahnya Jadi Capres 2029?
Tolak Maju Pilkada Jawa Barat, Anies Baswedan : Saya Tidak Mau Jadi Calon Drop-dropan
Blak-blakan! Anies Baswedan Ungkap Ada Intervensi Kekuasaan yang Pengaruhi Partai Jelang Pilkada
Fenomena Tingginya Kotak Kosong di Pilkada, Anies Baswedan : Dikendalikan dengan Kakuasaan!