“Jadi ini bukan playing victim, ini victim beneran. Ini cerita tentang kedaulatan partai yang sedang mereka gunakan terus kedaulatannya hilang,” ujar Anies Baswedan.
Bagi Anies Baswedan, apabila partai politik tidak dipengaruhi oleh intervensi kekuasaan dan memiliki kedaulatan sendiri maka akan banyak partai yang mengajukan calon dari partainya sendiri.
Namun saat ini hal tersebut tidak terjadi, justru menjelang Pilkada banyak sekali daerah yang memiliki kotak kosong dan hanya ada calon tunggal.
“Kalau kemudian partai memiliki kedaulatan dan partai boleh melaksanakan kedaulatan itu, kita akan menyaksikan berbagai partai punya calon,” ujar Anies Baswedan.
“Engga kita menyaksikan kotak kosong sebanyak ini. Masa kotak kosong sebanyak ini,” lanjutnya.
Baca Juga: Tukin Pegawai Komnas HAM Dinaikkan Jokowi, Bagaimana dengan Pimpinannya?
Anies Baswedan kemudian menyatakan bahwa ia menghormati partai-partai yang tidak mendukungnya di Pilkada karena harus menghadapi situasi sulit.***
Artikel Terkait
4 Fakta Unik Anies Baswedan yang Dikabarkan Bikin Partai Baru, Penerima Tongkat Cakra Pangeran Diponegoro
Alasan Anies Baswedan Ingin Buat Partai Baru, Ingin Muluskan Langkahnya Jadi Capres 2029?
Tolak Maju Pilkada Jawa Barat, Anies Baswedan : Saya Tidak Mau Jadi Calon Drop-dropan
Blak-blakan! Anies Baswedan Ungkap Ada Intervensi Kekuasaan yang Pengaruhi Partai Jelang Pilkada
Fenomena Tingginya Kotak Kosong di Pilkada, Anies Baswedan : Dikendalikan dengan Kakuasaan!