INSIBERNEWS - Mantan Gubernur Jakarta memberikan jawaban menohok saat diusulkan untuk masuk partai politik.
Anies Baswedan sedang menjadi perbincangan netizen setelah gagal mendaftar sebagai calon gubernur DKJ atau Daerah Khusus Jakarta 2024.
Kegagalan Anies Baswedan tersebut tidak terlepaskan dari tidak adanya partai yang mau mengusungnya.
Baca Juga: Ditunggu-tunggu! Berikut 7 Drakor yang Tayang September, Ada Favorit Mu?
Meskipun memiliki elektabilitas yang tinggi dan rekam jejak yang bagus tetapi nampaknya partai politik belum ada kepincut.
Sebelum, Anies didukung oleh Nasdem, PKB, dan PKS namun ketiga partai tersebut menarik dukungannya dan lebih memilih bergabung ke Koalisi Indonesia Maju atau KIM Plus.
Setelah itu, Anies diisukan akan dicalonkan oleh PDIP sebagai calon gubernur Jakarta tetapi hal tersebut tidak menjadi kenyataan.
Baca Juga: Cobain Yang Lagi Viral! Resep Simple Nashville Hot Chicken Tenders
PDIP memutuskan untuk mencalonkan kadernya sendiri, Pramono dan Rano untuk melawan Ridwan Kamil dan Suswono dari KIM Plus.
Setelah drama pencalonan hingga gagalnya Anies berkontestasi di Pilkada Jakarta 2024 membuat beberapa pihak mengusulkan agar mantan Menteri Pendidikan itu untuk masuk partai politik.
Menanggapi usulan tersebut, Anies Baswedan memberikan jawaban yang menohok beberapa waktu lalu.
"Ada yang usul saya masuk partai atau bikin partai politik. Nah gini kalau masuk partai pertanyaannya partai mana yang sekarang tidak tersandera oleh kekuasaan?," kata Anies.
"Jangankan dimasuki, mencalonkan saja terancam agak berisiko juga bagi yang mengusulkan. Jadi ini adalah sebuah kenyataan nih jadi kita lihat aja ke depannya," lanjut mantan capres 2024 ini.
Artikel Terkait
Surya Paloh Sempat Dukung Anies Baswedan, Kini Diduga Hanya Ingin Selamatkan Bisnis
Batal Umumkan Anies Maju di Pilkada Jakarta, PDIP Ungkap Alasannya
Batal Usung Anies Baswedan, Megawati Disebut Pilih Pramono-Rano untuk Maju di Pilgub DKI Jakarta
Anies Baswedan Tak Maju di Pilgub Jabar, Jubir: Tak Ada Aspirasi Masyarakat
Blak-blakan! PDIP Ungkap Anies Baswedan Tak Bisa Maju Pilkada Jawa Barat Karena Dijegal Mulyono