Surya Paloh Sempat Dukung Anies Baswedan, Kini Diduga Hanya Ingin Selamatkan Bisnis

Photo Author
Awit Wiarni, Insibernews
- Senin, 26 Agustus 2024 | 21:01 WIB
Menariknya hubungan politik antara Surya Paloh dan Anies Baswedan (Instagram @official_nasdem)
Menariknya hubungan politik antara Surya Paloh dan Anies Baswedan (Instagram @official_nasdem)

INSIBERNEWS - Nasdem dengan kepemimpinan Surya Paloh yang saat ini sudah melepaskan dukungan kepada Anies Baswedan dinilai hanya ingin menyelamatkan diri sendiri saja.

Karena saat ini Nasdem justru berada di pihak yang berseberangan dengan Anies Baswedan dengan bergabung ke Koalisi Indonesia Maju (KIM).

Bagaimanapun Surya Paloh sebagai Ketua Umum Nasdem masih mengundang Anies Baswedan pada Kongres Partai Nasdem. Pertemuan ini sangat menarik bagi para pengama politik.

Baca Juga: Kebakaran di RSPP Jaksel : Evakuasi Cepat, Tidak Ada Korban Jiwa dan Luka

Dilansir InsiberNews dari kanal YouTube Refly Harun (26/8/2024), sebagai Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun menilai bahwa saat ini Nasdem tidak memikirkan demokrasi dan juga partainya.

Nasdem di bawah kepemimpinan Surya Paloh justru terkesan ingin menyelamatkan diri dan mencari keuntungan untuk diri sendiri saja.

Bahkan diduga Nasdem memiliki bisnis yang harus diselamatkan dengan cara bergabung dengan pihak tertentu dalam politik.

Baca Juga: Intan Nabila Hapus Video KDRT ke-duanya Pasca Keluarga Armor Kecewa, Intan: Ya Allah Permudahlah Urusanku

Selain itu, Nasdem juga dinilai merusak demokrasi di negara ini, seharusnya Nasdem sebagai sebuah partai bisa menjadi restorasi bagi negara.

“Tetapi Nasdem lebih memilih untuk menyelamatkan diri sendiri, bukan menyelamatkan partainya tapi menyelamatkan bisnis jangan-jangan,” ucap Refly Harun.

“Dan tidak menjadi bagian dari restorasi tapi jadi bagian dari kerusakan negeri ini jadinya,” lanjutnya.

Baca Juga: Pecahkan Rekor! Black Myth Wukong Jadi Game dengan Penjualan Terbanyak

Kita ketahui bahwa Surya Paloh sempat mengambil langkah yang berani dengan mendukung Anies Baswedan yang merupakan oposisi dan memiliki posisi yang sulit.

Halaman:

Editor: Awit Wiarni

Sumber: YouTube

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X