Korban perundungan sering merasa tertekan dan putus asa, melihat kematian sebagai satu-satunya jalan keluar dari penderitaan mereka.
Penelitian menunjukkan bahwa korban bullying, terutama yang mengalami perundungan secara terus-menerus, lebih rentan mengalami gangguan kesehatan mental yang parah.
Baca Juga: Makna di Balik Lagu Indonesia Raya: Simbolisme dan Semangat Kebangsaan
Dilansir InsiberNews dari akun Instagram @najwashihab (15/8/2024), Plt. Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi sedang dalam investigasi mengenai dugaan pembullyian.
“Untuk memastikan apakah ini ada unsur bullying atau tidak. Mudah-mudahkan dalam seminggu ini sudah ada hasilnya,” ujar Siti Nadia Tarmizi.
Selain itu, Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kemenkes Azhar Jaya juga memberikan surat pemberhentian sementara program studi anestesi ke RSUD Kariadi dalam rangka melakukan investigasi.***
Artikel Terkait
Miris! ART Coba Bunuh Diri di Cimone Tangerang, Tidak Dibiayai Pengobatannya oleh Majikan.
Cegah Bulying, Petugas Bhabinkamtibmas Purwakarta Edukasi Pelajar Paskibra Memberikan Himbauan Bullying
Tragis! Dokter Muda FK Undip Tewas Bunuh Diri, Diduga karena Dibully di RSUP Kariadi
Terungkap! Ini Isi Buku Harian Dokter PPDS yang Tewas Bunuh Diri karena Tak Kuat Menahan Bullying