SPBU Mengaku Hanya Menjadi Lokasi Pembongkaran
SPBU Genteng Wetan diketahui berada di bawah naungan Mahayasa Group dan tercatat beroperasi melalui perusahaan yang terdaftar sebagai PT Mitra berdasarkan data sektor migas.
Perwakilan SPBU Genteng Wetan, Sudarmoko, menegaskan bahwa pihaknya tidak mengetahui persoalan yang sedang didalami aparat.
Menurutnya, truk tangki tersebut telah menyelesaikan proses pembongkaran solar di SPBU mereka dan hanya singgah sebelum melanjutkan perjalanan ke lokasi distribusi berikutnya.
"Kami sebenarnya hanya menjadi lokasi terakhir pembongkaran. Setelah itu truk akan melanjutkan distribusi Pertalite ke SPBU Genteng Kulon, namun diamankan saat hendak keluar dari area SPBU," jelas Sudarmoko.
Ia menambahkan bahwa kendaraan tersebut akhirnya tetap berada di lokasi karena proses penyelidikan masih berlangsung.
Dugaan Penyelewengan BBM Masih Diselidiki
Informasi yang berkembang menyebutkan adanya dugaan penyimpangan dalam proses distribusi BBM yang diduga melibatkan oknum pengemudi armada pengangkut. Meski demikian, hingga saat ini penyelidikan masih berlangsung dan belum ada kesimpulan resmi dari aparat penegak hukum.
Pihak SPBU membantah terlibat dalam dugaan penyelewengan tersebut dan mengaku justru ikut terdampak akibat terhambatnya distribusi solar subsidi.
Baca Juga: Bantu Tersangka Menyerahkan Diri, Mantan Atasan Taufik Tolak Hadiah Rp250 Juta dari Dedi Mulyadi
"Karena masih dalam proses penyelidikan, kami belum bisa melayani penjualan solar kepada konsumen," kata Sudarmoko.
Ia juga mengungkapkan bahwa tangki penyimpanan solar di SPBU sebenarnya baru saja diisi penuh. Namun selama proses penyelidikan berjalan, pihaknya tidak dapat melakukan pemesanan pasokan baru sehingga operasional penjualan solar terhenti sementara.
Masyarakat kini menunggu hasil penyelidikan aparat guna memastikan penyebab pasti penyitaan truk tangki tersebut sekaligus memulihkan kembali distribusi BBM di wilayah Genteng dan sekitarnya. ***
Artikel Terkait
Nikah Cuma Dua Minggu, Mantan Istri Taufik Hidayat Beberkan Sikap Kasar dan Posesif Mantan Suaminya
Heboh Mobil Pelat Merah Terbengkalai 4 Hari di Bandara Juanda, Jasad Wanita Ditemukan Membusuk di Dalamnya
Diguncang Gempa Dahsyat Berturut-turut, Venezuela Berlakukan Status Darurat Nasional
Berjam-jam di Tower Ketinggian 52 Meter, Pria di Lampung Akhirnya Mau Turun Usai Dibujuk Istri
Modus Minta Pijat pada Santriwati, Pengasuh Ponpens di Semarang jadi Tersangka Kasus Pencabulan
Gara-gara Tak Ada Makanan, Ayah Kandung Curhat Pernah Dipukul dengan Kayu oleh Taufik Hidayat