Menurut Wira, pria asal Jakarta tersebut datang untuk kembali bekerja dalam operasional sindikat tersebut di Indonesia.
“Yang bersangkutan pernah bekerja di Kamboja dan datang ke sini untuk bekerja lagi,” jelasnya.
Dalam menjalankan operasional judi online itu, masing-masing pelaku disebut memiliki peran berbeda. Ada yang bertugas sebagai telemarketing, customer service, admin hingga bagian penagihan.
“Perannya bermacam-macam. Ada telemarketing, customer service, admin, sampai penagihan,” terang Wira.
Baca Juga: UEA Siagakan Pertahanan Udara Hadapi Ancaman Rudal Usai Bentrokan AS dan Iran di Selat Hormuz
Sementara untuk peran WNI yang diamankan, polisi sementara menduga ia bertugas sebagai customer service.
Sebelumnya, polisi juga mengungkap fakta bahwa para WNA masuk ke Indonesia menggunakan visa kunjungan wisata. Bahkan, sebagian di antaranya diketahui telah menggunakan visa yang sudah kedaluwarsa.
Dari total 320 WNA yang diamankan, mayoritas berasal dari Vietnam dengan jumlah 228 orang. Sisanya berasal dari Tiongkok sebanyak 57 orang, Myanmar 13 orang, Laos 11 orang, Thailand 5 orang, serta masing-masing 3 orang dari Malaysia dan Kamboja. ***
Artikel Terkait
Pendaki Terjebak Saat Gunung Dukono Erupsi, SAR Kerahkan Ratusan Personel
Terjadi Lagi, Keracunan MBG di Pulogebang Buat 252 Siswa SD Jalani Perawatan di Sejumlah Faskes
Mahasiswa ITB Hilang Saat Turun dari Gunung Puntang, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian
Sempat Curhat Soal Rumah Tangga, Ibu Muda di Mamuju Nekat Minum Racun Bersama Tiga Anak
AS Tunggu Jawaban Iran soal Proposal Damai, Israel Tak Henti Gempur Lebanon Bikin Dunia Cemas
Terungkap! Ratusan WNA Pakai Visa Wisata untuk Operasikan Judi Online di Indonesia