Kesaksian Penjaga Rumah Saat Anggota BPK Haerul Saleh Terjebak Kebakaran di Jagakarsa: Teriak Minta Tolong

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Sabtu, 9 Mei 2026 | 14:57 WIB
Kesaksian Penjaga Rumah Saat Anggota BPK Haerul Saleh Terjebak Kebakaran di Jagakarsa (Istimewa)
Kesaksian Penjaga Rumah Saat Anggota BPK Haerul Saleh Terjebak Kebakaran di Jagakarsa (Istimewa)

INSIBERNEWS - Publik berduka setelah Anggota IV Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Haerul Saleh, meninggal dunia dalam insiden kebakaran hebat di kediamannya di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan, Jumat, 8 Mei 2026.

Korban dilaporkan sempat terjebak di dalam rumah saat api membesar dan melalap bagian bangunan. Kebakaran disebut berasal dari lantai empat rumah yang juga menjadi area ruang kerja pribadi korban.

Peristiwa tragis tersebut terjadi sekitar pukul 07.53 WIB dan memicu kepanikan warga sekitar. Suasana duka pun menyelimuti keluarga serta masyarakat yang berada di lokasi kejadian.

Baca Juga: Terciduk di Bandara YIA, Tiga WNI Diduga Nekat Berangkat Haji Lewat Jalur Ilegal

Salah satu saksi mata bernama Arpen, yang merupakan penjaga rumah, mengungkapkan detik-detik mencekam saat kebakaran terjadi. Menurutnya, Haerul Saleh sempat berteriak meminta pertolongan dari lantai atas rumah.

“Bapak teriak minta tolong, teriak kebakaran,” ujar Arpen saat ditemui di lokasi kejadian di Jagakarsa.

Mendengar teriakan tersebut, warga sekitar langsung berupaya memberikan bantuan sambil menghubungi petugas pemadam kebakaran.

Baca Juga: UEA Siagakan Pertahanan Udara Hadapi Ancaman Rudal Usai Bentrokan AS dan Iran di Selat Hormuz

Warga dan Penjaga Rumah Berusaha Lakukan Evakuasi

Arpen mengaku sempat panik ketika mengetahui api mulai membesar. Ia kemudian segera memberi tahu warga sekitar dan menghubungi petugas damkar untuk meminta bantuan.

“Kita langsung kasih tahu warga dan telepon damkar,” jelasnya.

Tidak hanya itu, Arpen juga sempat mencoba naik ke lantai atas untuk memastikan kondisi di dalam rumah. Namun saat proses penyelamatan dilakukan, korban diketahui masih berada di dalam bangunan yang sudah dipenuhi asap dan kobaran api.

“Kita naik ke atas, ternyata bapak masih di dalam,” tambahnya.

Baca Juga: Buat Resah! Polisi Selidiki Laporan Pelecehan Seksual di Kolong Peron Stasiun Kebayoran Lama, Pelaku Diduga Rekam Penumpang Diam-Diam

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian. Namun, muncul dugaan bahwa api dipicu oleh sisa bahan kimia mudah terbakar, termasuk thinner bekas renovasi rumah yang berada di lokasi.

Halaman:

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X