INSIBERNEWS – Warga Perumahan Griya Hasanah Kertamukti dan Perumahan Karnaen Residence, Kertamukti, menggelar pemilihan Ketua RW baru pada Sabtu, 18/04/2026 sebagai respons atas permasalahan banjir yang tak kunjung terselesaikan sejak 2024.
Pemilihan tersebut dilatarbelakangi oleh meningkatnya keluhan warga terkait genangan air yang masih terjadi hingga saat ini. Banjir yang sebelumnya melanda wilayah Jabodetabek sejak 2024 dinilai belum mendapatkan penanganan optimal di lingkungan tersebut.
Warga berharap kepemimpinan baru di tingkat RW mampu membawa solusi konkret terhadap persoalan yang telah berlangsung cukup lama dan berdampak pada aktivitas sehari-hari masyarakat.
Sebelumnya, pada Selasa, 07/04/2026, warga Perumahan Griya Hasanah Kertamukti telah menggelar rapat untuk membahas persoalan serius terkait sistem drainase lingkungan yang mengalami penyempitan. Kondisi tersebut diduga dipicu oleh pembangunan pondasi perumahan di area sekitar, yang berdampak langsung terhadap terganggunya aliran air.
Dalam forum yang dihadiri perwakilan warga dari berbagai blok, disampaikan bahwa penyempitan drainase menyebabkan aliran air tidak berjalan optimal dan meningkatkan risiko banjir saat hujan turun.
Baca Juga: Banjir Datang Lagi, Emak-emak Bekasi Ini Curhat Pedas tapi Jujur, Warganet Ikut Merasa
Melalui rapat tersebut, warga secara resmi menyampaikan tuntutan kepada pihak pengembang, PT Hasanah Hanifah Property, agar segera mengambil langkah konkret dan bertanggung jawab dalam menyelesaikan persoalan drainase.
Selain itu, warga juga meminta adanya transparansi serta koordinasi dengan pihak terkait guna memastikan solusi yang menyeluruh dan berkelanjutan. Warga menegaskan bahwa apabila tidak ada respons yang memadai, mereka akan mempertimbangkan langkah kolektif dengan melaporkan pihak pengembang kepada dinas terkait.
Meski demikian, warga tetap mengedepankan penyelesaian secara musyawarah dan berharap adanya itikad baik dari pihak pengembang untuk segera menindaklanjuti permasalahan tersebut.
Dengan terpilihnya Ketua RW baru, masyarakat menaruh harapan besar agar permasalahan banjir dapat segera diatasi dan lingkungan hunian kembali menjadi aman serta nyaman.
Baca Juga: Sempat Picu Kepanikan, Sirine Banjir di Bekasi Kini Diubah Jadi Pesan Waspada
Artikel Terkait
Banjir Ganggu Jalur Rel, Sejumlah Kereta Jarak Jauh Dibatalkan PT KAI
Pola Banjir Jakarta Dinilai Berubah, DPRD Dorong Kewenangan Lebih Besar ke Wilayah
Banjir Karangligar Karawang Capai 3 Meter, Rumah Panggung KDM hingga Sekolah Terendam
Hujan Sejak Pagi di Kabupaten Bekasi, Banjir Rendam Permukiman Warga Griya Hasanah Kertamukti hingga 50 cm
Banjir Jabodetabek Bukan Cuma Soal Hujan, Tata Ruang dan Lingkungan Ikut Disorot Istana
Dikritik Soal Banjir, Pramono Tegaskan Jakarta Tak Lagi Pakai Pola Lama
Hujan Deras dan Kiriman Air, Banjir Kembali Rendam Tujuh Kecamatan di Bekasi
Hujan Lebat Picu Banjir Lagi, Pramono Anung Minta Maaf ke Warga Jakarta
Sempat Picu Kepanikan, Sirine Banjir di Bekasi Kini Diubah Jadi Pesan Waspada
Banjir Datang Lagi, Emak-emak Bekasi Ini Curhat Pedas tapi Jujur, Warganet Ikut Merasa
Banjir Jakarta Mulai Surut, Tapi 5 RT di Jakut Masih Tergenang hingga 45 Cm