Dedi Mulyadi Geram soal Dugaan Pemerasan Oknum Dishub Bekasi ke Sopir Truk, Minta Pelaku Dipecat!

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Sabtu, 1 Agustus 2026 | 15:03 WIB
Dedi Mulyadi Geram soal Dugaan Pemerasan Oknum Dishub Bekasi ke Sopir Truk, Minta Pelaku Dipecat! (Foto : ist)
Dedi Mulyadi Geram soal Dugaan Pemerasan Oknum Dishub Bekasi ke Sopir Truk, Minta Pelaku Dipecat! (Foto : ist)

INSIBERNEWS - Video yang memperlihatkan dugaan aksi pemerasan oleh oknum anggota Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi terhadap seorang sopir truk viral di media sosial.

Peristiwa itu disebut terjadi di sekitar Pos Poncol, Margahayu, Bekasi Timur, dan memicu kecaman publik.

Dalam rekaman yang beredar, seorang pria terdengar meminta petugas Dishub mengembalikan uang sebesar Rp1,7 juta yang diduga telah dipungut secara tidak resmi.

Baca Juga: Buntut Skandal TPPU, Rumah Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Digeledah Kejagung Usai Terima Limpahan 74 Kg Emas

Sambil merekam kejadian, pria tersebut berulang kali mendesak agar uang tersebut segera dikembalikan.

Sementara itu, sejumlah petugas Dishub yang berada di lokasi terlihat enggan memberikan penjelasan. Mereka juga tampak menghindari sorotan kamera saat video direkam.

Viralnya video tersebut memicu desakan dari masyarakat agar Pemerintah Kota Bekasi bersama aparat kepolisian segera mengusut dugaan praktik pungutan liar (pungli) tersebut. Warganet juga meminta para oknum yang terlibat diberikan sanksi tegas apabila terbukti melakukan pelanggaran.

Baca Juga: Terseret Skandal TPPU Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Advokat Senior Ali Nurdin Buka Suara Tepis Isu Miring

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi turut menyoroti video yang ramai diperbincangkan tersebut. Ia mengaku kecewa atas dugaan tindakan pemerasan yang dilakukan oleh oknum petugas Dishub Kota Bekasi terhadap sopir truk.

"Saya sangat kecewa dengan perilaku oknum aparat Dishub Kota Bekasi yang melakukan tindakan pungli, pemerasan terhadap para sopir," ujar Dedi melalui video yang diunggah di akun Instagram pribadinya, Sabtu (1/8/2026).

Menurut Dedi, setelah mengetahui peristiwa tersebut dirinya langsung berkomunikasi dengan Wali Kota Bekasi untuk meminta penanganan secara serius terhadap oknum yang diduga terlibat.

Baca Juga: Buntut Celetukan Viral 'Cie Curhat', Lurah Paya Pasir Akhirnya Sambangi Kediaman Warga Medan Marelan

Ia menegaskan telah meminta agar para pelaku dijatuhi sanksi paling berat apabila terbukti bersalah.

"Saya sudah menyampaikan ke Pak Wali Kota Bekasi untuk dilakukan tindakan tegas dengan diberhentikan (dipecat) dari pekerjaannya secara tidak hormat," tegasnya.

Halaman:

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X