INSIBERNEWS - Cuaca ekstrem kembali melanda Kabupaten Bekasi dan berdampak pada terjadinya banjir di sejumlah wilayah permukiman. Curah hujan dengan intensitas tinggi yang turun sejak pagi hari membuat air meluap dan menggenangi kawasan warga, dengan ketinggian mencapai 30 hingga 50 sentimeter.
Salah satu wilayah yang terdampak cukup parah adalah Perumahan Griya Hasanah, Kertamukti. Air mulai masuk ke lingkungan perumahan sejak dini hari dan terus meningkat seiring hujan yang tak kunjung reda hingga siang hari saat berita ini diturunkan.
Genangan air terlihat merendam jalan lingkungan, halaman rumah, hingga masuk ke dalam beberapa rumah warga. Aktivitas masyarakat pun terganggu, mulai dari akses keluar masuk perumahan hingga kegiatan ekonomi harian yang terpaksa terhenti sementara.
Warga menyebut, banjir kali ini dipicu oleh tingginya intensitas hujan yang berlangsung dalam waktu lama. Saluran drainase di sekitar permukiman tidak mampu menampung debit air yang terus bertambah, sehingga air meluap ke area pemukiman.
Banjir ini menjadi kejadian kedua dalam waktu berdekatan. Sebelumnya, wilayah yang sama juga sempat terendam banjir pada 17 Januari 2026. Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran warga, mengingat cuaca ekstrem diperkirakan masih akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan.
Sejumlah warga mengaku mulai waspada dengan memindahkan barang-barang penting ke tempat yang lebih tinggi. Meski begitu, mereka berharap air segera surut agar aktivitas bisa kembali berjalan normal dan kerugian tidak semakin bertambah.
Warga Griya Hasanah juga berharap adanya perhatian dan bantuan dari pemerintah daerah. Mereka menilai perlu ada langkah cepat, baik berupa bantuan logistik maupun penanganan jangka panjang untuk mengatasi persoalan banjir yang kerap berulang.
Selain bantuan darurat, warga meminta pemerintah setempat untuk melakukan evaluasi sistem drainase dan pengelolaan air di kawasan tersebut. Harapannya, solusi yang lebih permanen dapat segera diwujudkan agar banjir tidak terus menjadi ancaman setiap kali hujan deras mengguyur Kabupaten Bekasi.***
Artikel Terkait
Menkeu Purbaya Murka! Perusahaan Baja China Diduga Main Curang dan Rugikan Industri Dalam Negeri
Di Hadapan Ulama Dunia, Menag Nasaruddin Tegaskan Merusak Alam Bukan Bagian dari Ibadah
Kasus Razia Rambut Berujung Hukum, Guru Honorer Jambi Mengadu ke DPR RI: 'Jika Tak Bisa Mengajar Lagi, Saya Ikhlas'
Mendikdasmen Luruskan Peran TKA, Bukan Penentu Tunggal Masuk PTN
Selain Pendidikan, Sekjen Kemensos Ungkap Permasalahan Kesehatan Kerap Dialami Calon Siswa Sekolah Rakyat saat Cek Kesehatan
Cuaca Ekstrem di Karanganyar Jateng, Pasar Karangpandan Diterjang Puting Beliung hingga Dagangan Pedagang Sempat Beterbangan
Bertemu Raja Charles di Inggris, Presiden Prabowo Perkuat Diplomasi Lingkungan Melalui Konservasi Gajah
Perkuat Diplomasi Global, Indonesia Resmi Bergabung dengan Dewan Perdamaian Gagasan Trump
Detik-detik Mobil Panther Hantam Pembatas di Tol Cikampek, Sopir Ditemukan Meninggal di Dalam Kendaraan
Ditutup Sebulan Penuh, Karst Citatah Bandung Barat Jadi Lokasi Syuting Film Netflix Dibintangi Lisa BLACKPINK