Hujan Lebat Picu Banjir Lagi, Pramono Anung Minta Maaf ke Warga Jakarta

Photo Author
Adi Sutiyawan, Insibernews
- Kamis, 29 Januari 2026 | 14:35 WIB
Gubenur DKI Jakarta, Pramono Anung Soroti Banjir  (Foto : instagram/pramonoanungw)
Gubenur DKI Jakarta, Pramono Anung Soroti Banjir (Foto : instagram/pramonoanungw)

INSIBERNEWS - Hujan dengan intensitas tinggi kembali mengguyur Jakarta dan menyebabkan banjir di sejumlah wilayah. Kondisi ini memicu gangguan aktivitas warga, terutama di kawasan permukiman yang rawan genangan saat curah hujan meningkat.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas situasi tersebut. Ia mengakui bahwa hujan deras yang turun sejak dini hari berdampak cukup signifikan terhadap sistem drainase dan aliran sungai di Ibu Kota.

Baca Juga: Comeback di Grammy 2026, Justin Bieber Bakal Bawa Album Swag ke Panggung

“Dan mohon maaf hari ini,” ujar Pramono saat ditemui di Jakarta, Kamis, 29 Januari 2026.

Pramono menjelaskan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebenarnya telah melakukan berbagai langkah antisipasi untuk menekan dampak cuaca ekstrem. Salah satu upaya yang dilakukan adalah operasi modifikasi cuaca (OMC) yang digelar sejak Kamis pagi.

Menurutnya, OMC dilakukan untuk mengurangi intensitas hujan yang berpotensi turun langsung di wilayah Jakarta. Dengan cara tersebut, diharapkan hujan dapat dialihkan ke area lain yang lebih aman dan tidak menimbulkan genangan besar.

Baca Juga: Ahmad Dhani Sebut Cerita Maia Tak Benar, Singgung Isu Kontrakan Masa Lalu yang Seret Nama Almarhumah Emilia Contessa

“Upaya modifikasi cuaca harus dilakukan. Kalau tidak, intensitas hujan bisa jauh lebih tinggi dan risikonya makin besar,” kata Pramono.

Ia menambahkan, Pemprov DKI juga terus berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Sumber Daya Air, serta instansi terkait untuk melakukan penanganan cepat di lapangan, termasuk penyedotan genangan dan pengaturan pintu air.

Sejumlah wilayah dilaporkan sempat tergenang akibat meluapnya saluran air dan tingginya debit sungai. Petugas gabungan dikerahkan untuk membantu warga terdampak serta memastikan akses jalan utama tetap bisa dilalui.

Baca Juga: Trump Ancam Iran dengan Opsi Militer, Teheran Tegas Tolak Negosiasi di Bawah Tekanan

Pramono menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus mengevaluasi langkah penanganan banjir, termasuk kesiapan infrastruktur dan sistem peringatan dini, agar dampak hujan ekstrem ke depan dapat ditekan semaksimal mungkin.***

Editor: Adi Sutiyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X