INSIBERNEWS - Insiden kecelakaan maut kembali memecah kesunyian di ruas Tol Cipularang, tepatnya di Kilometer 85B wilayah Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.
Peristiwa nahas yang merenggut nyawa ini terjadi pada Jumat (31/7/2026) dini hari, tatkala sebagian besar pengguna jalan tengah berjuang melawan rasa lelah di jalur bebas hambatan dari arah Bandung menuju Jakarta.
Kecelakaan tragis tersebut melibatkan sebuah mobil pikap bernomor polisi D 8531 FC yang sarat dengan muatan tahu.
Kendaraan niaga yang sedianya tengah mengais rezeki itu mengalami kerusakan yang sangat parah hingga tak berbentuk di bagian depan, setelah diduga kuat menyeruduk kendaraan lain berukuran lebih besar yang berada tepat di depannya.
Baca Juga: Buntut Celetukan Viral 'Cie Curhat', Lurah Paya Pasir Akhirnya Sambangi Kediaman Warga Medan Marelan
Benturan keras yang terjadi di tengah kegelapan malam itu seketika berujung pada hilangnya nyawa manusia. Dua orang pria yang berada di dalam ruang kabin pikap tersebut, yakni Nana Mardiana (40) dan Ilham Maulana (24), harus menghembuskan napas terakhirnya di lokasi kejadian akibat luka fatal yang tidak bisa diselamatkan lagi.
Setelah proses evakuasi yang menegangkan dari jepitan bodi mobil yang hancur, jenazah keduanya langsung dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Abdul Radjak Purwakarta. Aparat kepolisian yang tiba di lokasi segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mencari tahu akar masalahnya.
"Dugaan sementara, penyebab kecelakaan karena pengemudi mengantuk," ungkap Kanit PJR Tol Cipularang, Ipda Hari Dian Prasetyo, memberikan analisis awalnya pada Jumat (31/7/2026).
Baca Juga: Truk Hilang Kendali Seruduk Kendaraan dan Rumah Warga, Empat Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
Musibah ini menjadi alarm peringatan keras bagi para pengendara agar pantang memaksakan diri menyetir saat tubuh sudah meronta karena lelah. Untuk melengkapi berkas dan mengurai kronologi secara menyeluruh, otoritas pengelola jalan raya telah melimpahkan perkara ini ke satuan tugas kepolisian setempat.
"Penanganan kasus diserahkan ke Unit Gakkum Satlantas Polres Purwakarta," pungkas Ipda Hari memastikan tindak lanjut investigasi hukum atas tragedi tersebut.***
Artikel Terkait
Skandal Jatah Preman Proyek PUPR Riau, KPK Cecar Plt Gubernur hingga Tuntutan Bui Abdul Wahid
Berhasil Menjadi Motor Utama Program 3 Juta Rumah, Pemerintah Apresiasi Kinerja BRI Salurkan KUR Perumahan
Menyoroti Transformasi BRIvolution Reignite Kian Akseleratif, Perkuat Kontribusi Danantara bagi Perekonomian Nasional
Buntut Celetukan Viral 'Cie Curhat', Lurah Paya Pasir Akhirnya Sambangi Kediaman Warga Medan Marelan
Biadab! Ayah di Samarinda Tega Jadikan Anak Kandung Pemuas Nafsu Selama 6 Tahun, Sang Ibu Histeris Jatuh Pingsan