Sebelumnya, Menteri Haji dan Umrah RI Mochamad Irfan Yusuf menyoroti persoalan klasik berupa panjangnya antrean haji di Indonesia.
Dalam forum Rakernas Penyelenggaraan Ibadah Haji 2026 di Tangerang, ia menjelaskan bahwa antrean panjang terjadi akibat tingginya minat masyarakat serta keterbatasan kuota keberangkatan setiap tahun.
Pemerintah saat ini tengah mengkaji berbagai opsi untuk mencari solusi yang lebih efektif, termasuk mengevaluasi apakah sistem antrean panjang masih relevan.
Baca Juga: Tragis! Santri 15 Tahun Ditemukan Meninggal di Ponpes Sukabumi, Ini Kronologinya
Ia juga menyinggung bahwa sebelum adanya Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), sistem keberangkatan haji tidak mengalami antrean sepanjang saat ini.
Meski demikian, Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak menegaskan bahwa pembahasan war ticket masih dalam tahap wacana.
Ia mengingatkan agar publik tidak salah memahami isu tersebut sebagai kebijakan resmi pemerintah dalam waktu dekat.
“Ini masih sebatas gagasan untuk mencari solusi agar ke depan antrean haji bisa lebih efisien,” tegasnya. ***
Artikel Terkait
WNA Italia Diduga Aniaya Warga Denpasar Gegara Kesal dengan Suara Orang Memasak
Viral! Rumah di Pati Dibongkar Pakai Ekskavator Saat Proses Perceraian, Netizen Heboh
Cukai Rokok Naik Lagi? Menkeu Purbaya Siapkan Layer Baru Mulai Mei 2026
Polisi Tangkap Pegawai KPK Palsu, Diduga Peras Ahmad Sahroni Senilai Rp300 Juta
Viral Dugaan Pemalakan Sopir Bajaj di Tanah Abang, Setoran Harian Capai Rp100 Ribu