Terkait Bencana Banjir Sumatera, Prabowo Jelaskan Alasan Tak Tetapkan Status Bencana Nasional

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Kamis, 1 Januari 2026 | 15:38 WIB
Prabowo Saat Cek Bencana di Tapanuli Tengah (Sekretariat Kabinet )
Prabowo Saat Cek Bencana di Tapanuli Tengah (Sekretariat Kabinet )

INSIBERNEWS - Merespon pertanyaan publik selama ini, Presiden Prabowo Subianto mengungkap alasan tak menetapkan musibah di Sumatera sebagai bencana nasional.

Disampaikan langsung oleh Kepala Negara saat rapat terbuka usai meninjau lokasi hunian bagi korban bencana di Aceh Tamiang, Aceh. Dijelaskan bahwa penetapan status bencana nasional bukan semata soal besarnya dampak, melainkan juga mempertimbangkan kapasitas negara dalam menangani situasi yang terjadi.

Pemerintah, masih menilai penanganan bencana di Sumatera dapat dilakukan secara optimal tanpa status nasional.

Baca Juga: Menkeu Purbaya Dihantui Angka APBN di Ujung Tahun, Penerimaan Negara Belum Sesuai Harapan

“Masih ada yang mempersoalkan kenapa tidak bencana nasional? Masalahnya adalah kita punya 38 provinsi,” ujar Prabowo, dikutip dari siaran daring YouTube Sekretariat Presiden, Kamis, 1 Januari 2026.

Prabowo memaparkan bahwa dampak bencana saat ini terjadi di tiga provinsi. Menurutnya, selama negara masih memiliki kemampuan untuk menangani musibah di wilayah tersebut, penetapan status bencana nasional belum diperlukan.

“Masalah ini berdampak di tiga provinsi. Masih ada 35 provinsi lain. Jadi kalau sementara kita sebagai bangsa dan negara masih mampu menghadapi, ya kita tidak perlu menyatakan bencana nasional,” lanjutnya.

Baca Juga: Usai Perceraian, Na Daehoon Jujur Soal Kesehatan Mental: Sempat Alami Panic Attack

Presiden menegaskan bahwa tidak adanya status bencana nasional sama sekali tidak berarti pemerintah mengendurkan bantuan. Dipastikan seluruh sumber daya negara tetap dikerahkan secara maksimal untuk membantu para korban.

Prabowo menekankan bahwa penanganan pascabencana dilakukan secara serius, terencana, dan menyeluruh. Pemerintah pusat bekerja sama dengan pemerintah daerah, TNI-Polri, serta berbagai lembaga untuk mempercepat pemulihan masyarakat terdampak.

“Kita memandang ini sangat serius dan kita akan habis-habisan untuk membantu,” tegas Prabowo.

Baca Juga: Bikin Geger ARMY! Seluruh Postingan Instagram Resmi BTS Dihapus, Sinyal Comeback?

Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah telah menyiapkan anggaran dalam jumlah besar untuk mendukung rehabilitasi dan rekonstruksi, termasuk pembangunan hunian sementara dan permanen bagi warga yang kehilangan tempat tinggal.

Peninjauan Presiden ke Aceh Tamiang menjadi simbol komitmen pemerintah dalam memastikan bantuan benar-benar sampai ke masyarakat. Hunian yang dibangun oleh Danantara disebut sebagai salah satu bentuk konkret kehadiran negara di tengah warga terdampak.

Halaman:

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X