INSIBERNEWS - Menjelang pergantian tahun, suasana di Kementerian Keuangan tak sepenuhnya tenang. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku diliputi kegelisahan karena realisasi penerimaan negara sepanjang 2025 belum mencapai target yang telah ditetapkan.
Kondisi tersebut memunculkan kekhawatiran tersendiri, terutama terkait potensi melebarnya defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Di saat yang sama, proses pencatatan transaksi fiskal masih terus berjalan hingga detik-detik terakhir tahun anggaran.
Baca Juga: Jakarta Sambut Tahun Baru dengan Empati, Donasi Mengalir untuk Korban Bencana
Purbaya menjelaskan bahwa situasi ini membuat pemerintah belum bisa menarik kesimpulan akhir mengenai posisi fiskal negara. Seluruh penerimaan dan belanja masih dihitung secara dinamis sampai menjelang pergantian tahun.
“Belanja dan pendapatan negara itu masih terus dicatat sampai tengah malam, jadi angka pastinya baru bisa dilihat di akhir tahun,” ujar Purbaya.
Ia menegaskan bahwa sistem akuntansi negara memungkinkan transaksi tetap masuk hingga batas waktu terakhir, sehingga fluktuasi angka masih sangat mungkin terjadi. Hal ini menjadi faktor utama mengapa kepastian defisit belum dapat diumumkan lebih awal.
Baca Juga: Danielle Eks NewJeans Siapkan Tim Hukum, Hadapi Gugatan ADOR Ratusan Miliar Rupiah
Meski demikian, Kementerian Keuangan terus memantau perkembangan penerimaan dari sektor pajak, kepabeanan, serta penerimaan negara bukan pajak. Optimalisasi penerimaan tetap dilakukan tanpa mengganggu aktivitas ekonomi nasional.
Di sisi belanja, pemerintah memastikan pengeluaran negara tetap diarahkan pada program prioritas, termasuk perlindungan sosial, pembangunan infrastruktur, serta dukungan terhadap pemulihan ekonomi.
Purbaya juga meminta publik memahami bahwa dinamika akhir tahun merupakan hal yang lazim dalam pengelolaan APBN. Menurutnya, yang terpenting adalah menjaga kredibilitas fiskal dan disiplin anggaran.
Baca Juga: Harga Minyak Tertahan di Tengah Ketegangan Global, Pasar Cermati Konflik Ukraina dan Timur Tengah
Ia menegaskan komitmen pemerintah untuk tetap menjaga defisit dalam batas aman sesuai dengan ketentuan undang-undang, sekaligus memastikan kesinambungan fiskal jangka menengah.
Hasil final APBN 2025, termasuk besaran defisit maupun realisasi penerimaan, rencananya akan diumumkan secara resmi setelah proses tutup buku selesai dilakukan.***
Artikel Terkait
Kejagung Bongkar Korupsi Jumbo Sepanjang 2025, Kerugian Negara Ratusan Triliun Terungkap
Kapolri Tinjau Lokasi Huntap di Aceh Tamiang, 300 Rumah Disiapkan untuk Korban Bencana
Harga Minyak Tertahan di Tengah Ketegangan Global, Pasar Cermati Konflik Ukraina dan Timur Tengah
Ritual Dukun Peru Baca Masa Depan 2026, Trump Disebut Terancam Sakit, Venezuela Diprediksi Berubah
Usai Perceraian, Na Daehoon Jujur Soal Kesehatan Mental: Sempat Alami Panic Attack
Danielle Eks NewJeans Siapkan Tim Hukum, Hadapi Gugatan ADOR Ratusan Miliar Rupiah
Sering Lupa di Usia Muda? Bisa Jadi Ini Kebiasaan yang Diam-diam Merusak Daya Ingat
Habiskan Malam Tahun Baru di Pengungsian Tapanuli Selatan, Prabowo: Kita Gotong Royong, Jaga dan Hormati Alam
Ekonomi 2026 Dipatok Ngebut, Pemerintah Yakin RI Bisa Tembus Pertumbuhan 6 Persen
Jakarta Sambut Tahun Baru dengan Empati, Donasi Mengalir untuk Korban Bencana