Kemenkes Pastikan 'Super Flu' Masih Terkendali, Warga Diminta Tetap Waspada

Photo Author
- Kamis, 1 Januari 2026 | 14:43 WIB
Ilustrasi Virus (Foto : Alodokter)
Ilustrasi Virus (Foto : Alodokter)

INSIBERNEWS - Kementerian Kesehatan memastikan situasi influenza A(H3N2) subclade K yang sempat disebut sebagai “super flu” masih dalam kondisi terkendali hingga akhir Desember 2025. Pemerintah menilai tidak ada lonjakan kasus yang mengkhawatirkan, meski pengawasan tetap diperketat.

Direktur Penyakit Menular Kemenkes, Prima Yosephine, menyampaikan bahwa hasil pemantauan nasional menunjukkan influenza A(H3) masih menjadi varian yang paling dominan beredar di masyarakat.

Ia menambahkan, tren kasus influenza secara nasional justru menunjukkan penurunan dalam dua bulan terakhir.

Baca Juga: Bikin Geger ARMY! Seluruh Postingan Instagram Resmi BTS Dihapus, Sinyal Comeback?

Berdasarkan hasil pemeriksaan whole genome sequencing (WGS) yang rampung pada 25 Desember 2025, subclade K diketahui telah terdeteksi sejak Agustus 2025. Temuan tersebut berasal dari sistem surveilans sentinel ILI-SARI yang dilakukan di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan di Indonesia.

“Hingga akhir Desember 2025, tercatat 62 kasus influenza A(H3N2) subclade K yang tersebar di delapan provinsi, dengan jumlah terbanyak di Jawa Timur, Kalimantan Selatan, dan Jawa Barat,” kata Prima, Kamis, 1 Januari 2026.

Ia menjelaskan, mayoritas kasus ditemukan pada kelompok perempuan dan anak-anak. Meski demikian, sebagian besar pasien mengalami gejala ringan hingga sedang dan dapat pulih dengan perawatan standar.

Baca Juga: Jakarta Sambut Tahun Baru dengan Empati, Donasi Mengalir untuk Korban Bencana

Dari total 843 spesimen positif influenza yang terkumpul sepanjang periode pemantauan, sebanyak 348 sampel telah menjalani pemeriksaan WGS.

Hasilnya menunjukkan bahwa seluruh varian yang terdeteksi merupakan strain yang telah dikenal dan saat ini juga bersirkulasi secara global dalam sistem pemantauan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Kemenkes menegaskan bahwa tidak ditemukan varian baru yang lebih ganas atau kebal terhadap penanganan medis yang tersedia. Oleh karena itu, masyarakat diminta tidak panik, namun tetap meningkatkan kewaspadaan.

Baca Juga: Sering Lupa di Usia Muda? Bisa Jadi Ini Kebiasaan yang Diam-diam Merusak Daya Ingat

Sebagai langkah pencegahan, Prima mengimbau masyarakat untuk konsisten menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, menjaga daya tahan tubuh, serta mempertimbangkan vaksinasi influenza tahunan, khususnya bagi kelompok berisiko seperti lansia, ibu hamil, dan penderita penyakit penyerta.

“Vaksin influenza tetap efektif untuk mencegah sakit berat, rawat inap, dan kematian,” ujarnya.

Halaman:

Editor: Varin Vaprilia Caroline

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X