Dengan begitu, Indonesia bisa memperoleh nilai tambah yang lebih besar, termasuk penciptaan lapangan kerja dan transfer teknologi.
Baca Juga: Kejagung Kocok Ulang Pejabat, Kursi Kajari Bekasi Berganti Usai OTT KPK
Di sisi lain, keterlibatan Danantara diharapkan mampu memberikan kepastian dan kepercayaan bagi investor global. Lembaga ini diproyeksikan menjadi penghubung strategis yang memastikan kerja sama investasi berjalan sejalan dengan kepentingan nasional dan prinsip keberlanjutan.
Airlangga menegaskan, pemerintah tetap berhati-hati dalam membuka akses mineral kritis kepada pihak luar. Semua kerja sama akan mengacu pada regulasi nasional, termasuk aspek lingkungan, tata kelola, serta komitmen hilirisasi yang menjadi kebijakan utama pemerintah.
Ke depan, pemerintah berharap dialog dengan Amerika Serikat dapat menghasilkan kesepakatan yang saling menguntungkan. Selain memperkuat hubungan ekonomi bilateral, kerja sama ini juga diharapkan memperkokoh posisi Indonesia sebagai pemain kunci dalam rantai pasok mineral kritis dunia.***
Artikel Terkait
Hujan Deras Picu Banjir di Bekasi, Sembilan Titik Tergenang hingga 135 Sentimeter
Kasus Narkoba DWP 2025, Tigran Denre Sonda Serahkan Diri
Natal 2025, Prabowo Ajak Bangsa Bersatu dan Fokus Bantu Korban Bencana Sumatra
Kejagung Kocok Ulang Pejabat, Kursi Kajari Bekasi Berganti Usai OTT KPK
Kemhan Bantah Isu Pelantikan Ayu Aulia, Tegaskan Tak Ada Penugasan Resmi
Dokter Detektif Tak Ditahan Meski Jadi Tersangka, Polisi Dorong Jalan Damai dengan Richard Lee
Bertahan di Atap Saat Diterjang Banjir, Warga Aceh Tamiang Kenang Malam Panjang Bersama 18 Orang
Akses Putus Tak Kunjung Pulih, Warga Syiah Utama Bener Meriah Masih Bertahan dalam Keterisolasian
AS Dorong Fase Kedua Gencatan Senjata Gaza Awal Januari, Israel Khawatir Isu Perlucutan Senjata
Soroti Konvoi Bendera GAM, Dave Laksono Ajak Warga dan Aparat Jaga Kondusivitas Aceh