Kerja sama ini difokuskan pada penyediaan dan pemanfaatan data citra satelit yang berkaitan dengan kondisi tutupan lahan dan kawasan hutan.
“Kami terus berkoordinasi dengan Kementerian Kehutanan karena data citra satelit sangat krusial untuk mendukung proses pemulihan wilayah terdampak ke depan,” kata Arif.
BRIN menegaskan komitmennya untuk terus mengoptimalkan riset dan inovasi dalam penanganan bencana. Pemanfaatan teknologi diharapkan tidak hanya mempercepat proses evakuasi dan pemulihan, tetapi juga menjadi dasar penguatan sistem mitigasi bencana agar kejadian serupa dapat diantisipasi lebih baik di masa mendatang.
Artikel Terkait
BRI Mempercepat Pemulihan Pascabencana Sumatra dengan Salurkan Bantuan di Lebih Dari 40 Lokasi
Lisa Mariana Kirim DM ke Atalia Ditengah Proses Perceraian dengan Ridwan Kamil, Akui Bersalah dan Minta Maaf
Komnas HAM Aceh Sarankan Banjir dan Longsor di Sumatera Ditetapkan Bencana Nasional
KPK Lakukan OTT di Banten, Lima Orang Kini Diperiksa Intensif
BI Prediksi Penukaran Uang Tunai Naik Jelang Natal dan Tahun Baru 2026
Presiden Prabowo Usulkan 10 Persen Saham Freeport untuk Masyarakat Papua