Tragis! Kebakaran Panti Jompo di Bosnia Renggut 12 Nyawa Lansia yang Tak Sempat Selamat

Photo Author
- Jumat, 7 November 2025 | 08:30 WIB
Ilustrasi kebakaran (Istimewa)
Ilustrasi kebakaran (Istimewa)

INSIBERNEWS - Sebuah insiden memilukan terjadi di Bosnia dan Herzegovina ketika sebuah panti jompo di Kota Tuzla dilalap si jago merah. Api yang melalap bangunan berlantai tujuh itu menewaskan sedikitnya 12 penghuni lanjut usia dan melukai puluhan lainnya.

Tragedi ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat sekitar yang tak menyangka tempat perlindungan para lansia justru berubah menjadi lokasi bencana.

Baca Juga: Perkuat Industri Petrokimia Nasional, Presiden Prabowo Hadiri Peresmian Pabrik Lotte Chemical Indonesia di Cilegon

Radio Television of Republika Srpska melaporkan bahwa kebakaran tersebut terjadi pada Selasa malam waktu setempat. Awalnya, pihak berwenang mengonfirmasi 11 korban jiwa dan 35 orang luka-luka.

Namun, jumlah korban bertambah menjadi 12 setelah seorang perempuan berusia 84 tahun berinisial ST yang sempat dirawat intensif akhirnya mengembuskan napas terakhirnya.

Baca Juga: Pemotor Tewas Tertabrak Truk Tangki di Tangerang, Diduga Terjatuh Akibat Jalan Berlubang

Pusat Klinik Universitas di Tuzla menginformasikan bahwa ST meninggal dunia karena luka serius akibat paparan asap tebal. Dengan demikian, total korban meninggal dunia meningkat, sementara belasan lainnya masih menjalani perawatan karena luka bakar dan gangguan pernapasan.

Hasil pemeriksaan medis terhadap sebelas korban yang telah dievakuasi sebelumnya menunjukkan bahwa sebagian besar meninggal akibat keracunan karbon monoksida, gas beracun yang muncul ketika api membakar material di dalam ruangan tertutup.

Kondisi bangunan yang rapat dan minim ventilasi membuat asap pekat cepat memenuhi ruangan sebelum para penghuni sempat diselamatkan.

Baca Juga: Ekspor Udang Indonesia ke AS Kembali Dibuka, Nilai Tembus Rp20,4 Miliar Usai Isu Cesium-137

Menurut laporan petugas pemadam, api diduga bermula dari salah satu kamar di lantai tujuh, yang merupakan tempat tinggal para penghuni yang sudah tidak mampu bergerak dan hanya berbaring di tempat tidur. Posisi mereka yang sulit berpindah membuat proses evakuasi berjalan sangat lambat.

“Saat kami tiba, api sudah membesar di lantai atas. Para lansia di dalam ruangan itu sebagian besar tidak bisa berjalan, jadi kami berusaha mengevakuasi satu per satu dengan bantuan petugas medis,” ujar salah satu anggota tim pemadam kebakaran setempat.

Baca Juga: Usai Ajukan Banding, Hukuman Vadel Badjideh Diperberat Jadi 12 Tahun, Terbukti Bersalah dalam Dua Kasus Berat

Kejaksaan setempat kini telah turun tangan menyelidiki penyebab pasti kebakaran. Dugaan sementara, korsleting listrik menjadi pemicu munculnya api.

Halaman:

Editor: Varin Vaprilia Caroline

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X