Istana Minta Evaluasi Sistem Pendidikan
Di lain pihak, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi turut menyoroti kasus ini dan menilai perlu adanya evaluasi serius terhadap sistem pendidikan di lembaga semi-militer.
Prasetyo menyebut, tidak hanya di IPDN Jatinangor, terdapat kejadian-kejadian serupa yang pernah terjadi belakangan ini.
“Tapi sebagaimana selama ini kejadian-kejadian seperti itu kan sudah terjadi beberapa kali,” ujar Prasetyo kepada awak media di Hotel Bidakara, Jakarta, pada Jumat, 10 Oktober 2025.
Baca Juga: Aplikasi Palsu 'Sora' Serbu App Store, OpenAI Kebanjiran Tiruan Usai Peluncuran Resmi
Mensesneg lantas menekankan pentingnya memperbaiki pola pembinaan di lembaga pendidikan pemerintah agar tidak terulang kembali kasus serupa.
“Itu menjadi pekerjaan rumah kita bersama. Kebiasaan atau tradisi mendidik yang kurang tepat harus kita perbaiki, tidak hanya di IPDN,” tukas Prasetyo.***
Artikel Terkait
Terancam Hukuman Mati, Ammar Zoni Gagal Rehabilitasi hingga Jadi Pengedar di Rutan
Blunder Awal Bikin Kacau, Timnas U-23 Tumbang 1-2 dari India di Laga Uji Coba Perdana
Terungkap! Alasan Dibalik Satu Kursi Kosong di Pernikahan Amanda Manopo dan Kenny Austin
Ringankan Beban UMKM, Pemerintah Bakal Hapus Tunggakan Kredit Usaha Rakyat
Bantah Isu Pemerintah Ganggu Investasi SPBU Swasta, Menteri ESDM Bahlil: Harus Ikuti Aturan!
Tambah Daftar Prestasi, BRI Dinobatkan Jadi Salah Satu Emiten BigCap dengan Penerapan GCG Terbaik Pada IICD Award 2025