IPDN Tepis Isu Kekerasan, Berikut 5 Fakta di Balik Kasus Wafatnya Calon Praja Asal Malut

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Sabtu, 11 Oktober 2025 | 15:09 WIB
Menyoroti kasus calon Praja, Maulana Izzat Nurhadi meninggal dunia saat kegiatan di kampus IPDN Jatinangor.  (X.com/@Never)
Menyoroti kasus calon Praja, Maulana Izzat Nurhadi meninggal dunia saat kegiatan di kampus IPDN Jatinangor. (X.com/@Never)

INSIBERNEWS - Publik kini tengah menyoroti Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor usai seorang calon praja, Maulana Izzat Nurhadi meninggal dunia pada Kamis, 9 Oktober 2025.

Calon praja asal Maluku Utara tersebut mengembuskan nafas terakhirnya di tengah kegiatan Pendidikan Dasar Mental dan Disiplin Calon Praja Pratama (Diksarmendispra).

Momen kegiatan yang seharusnya menjadi gerbang awal penggemblengan para calon aparatur negara kini menjadi perhatian usai saat itu Maulana diketahui tiba-tiba jatuh pingsan saat apel malam.

Baca Juga: Tanggapan Menkeu Purbaya Soal Wacana Menteri PU Renovasi Ponpes Al Khoziny dengan APBN

Kabar wafatnya Maulana seketika menyebar luas di media sosial. Publik ramai mempertanyakan penyebab kematiannya, bahkan mencurigai adanya unsur kekerasan.

Menyusul kabar duka itu, Pihak IPDN menyebut tidak ada kekerasan maupun kelalaian dalam pelaksanaan kegiatan.

Pingsan Saat Apel Malam
Wakil Rektor II Bidang Administrasi IPDN, Arief M. Edie menjelaskan Maulana meninggal dunia setelah jatuh pingsan saat apel malam berlangsung di Lapangan Kampus IPDN Jatinangor.

Baca Juga: Ringankan Beban UMKM, Pemerintah Bakal Hapus Tunggakan Kredit Usaha Rakyat

“(Maulana) meninggal dunia. Jatuh pingsan kemarin malam saat apel malam,” kata Arief kepada awak media di Sumedang, pada Jumat, 10 Oktober 2025.

Arief menuturkan, seusai apel malam, Maulana sempat mengeluhkan rasa lemas. Maulana kemudian dibawa ke Kamar Sakit Asrama (KSA) untuk pemeriksaan awal.

Hasilnya, tekanan darah dan kondisi vital lain masih terpantau normal. Namun tak lama kemudian, Maulana dirujuk ke RS Universitas Padjadjaran dan dinyatakan meninggal dunia karena henti jantung pada pukul 23.00 WIB.

Dugaan Penyebab Kematian: Henti Jantung
Terkait penyebab kematian Maulana, Arief memastikan penyebab kematian Maulana adalah henti jantung, bukan karena kekerasan fisik dalam kegiatan di kampus IPDN Jatinangor.

Baca Juga: Blunder Awal Bikin Kacau, Timnas U-23 Tumbang 1-2 dari India di Laga Uji Coba Perdana

“Penyebabnya dari dokter mengatakan henti detak jantung,” ungkap Arief.

Halaman:

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X