INSIBERNEWS - Arwin Welhalmina, tokoh muda perwakilan Generasi Z, menyuarakan pernyataan terbuka yang ditujukan kepada tokoh-tokoh senior bangsa, khususnya kepada Jenderal TNI (Purn) Fachrul Razi.
Menanggapi dinamika politik nasional, Arwin menilai wacana pemberhentian Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tidak mencerminkan kondisi nyata bangsa saat ini.
Baca Juga: Menteri Pakistan Ancam India dengan Senjata Nuklir, Ketegangan Semakin Membara
Menurutnya, Indonesia tengah berada dalam situasi yang stabil dan aman, di mana pasangan Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran telah memperoleh legitimasi penuh dari rakyat melalui jalur konstitusional.
Dalam keterangannya pada Senin (28/4/2025), Arwin menegaskan bahwa generasi muda hari ini lebih membutuhkan bimbingan dan ruang diskusi ketimbang tekanan politik yang berlebihan.
Baca Juga: Kelola Aset Rp14.000 Triliun, Danantara Resmi Pegang Kendali 844 BUMN
"Kalau ada kritik, mari sampaikan dengan cara yang membangun. Jangan lompat langsung ke wacana pemakzulan, itu langkah yang terlalu ekstrem," ujar Arwin.
Ia berharap para tokoh senior bisa menjadi mentor dan sahabat diskusi, bukan justru memperkeruh suasana dengan isu-isu besar yang berpotensi mengganggu kestabilan nasional.
Baca Juga: Tuai Sorotan Warganet, Istana Beberkan Alasan Gibran Bikin Konten Monolog di Medsos
Sebagai bentuk itikad baik, Arwin mengundang Fachrul Razi dan para tokoh bangsa untuk berdialog santai bersama Generasi Z di tempat yang akrab bagi anak muda, seperti kafe atau ruang komunitas.
"Ngopi bareng saja, Pak. Kita patungan. Yang penting semangatnya, bukan kemewahan tempatnya," candanya.
Ajakan ini mencerminkan semangat Gen Z yang mengedepankan kehangatan, keterbukaan, dan keinginan tulus untuk berdiskusi tanpa sekat-sekat formalitas berlebihan.
Baca Juga: Program Pemutihan Ijazah, Pemprov DKI Bantu Lulusan Tuntaskan Pendidikan
Arwin juga mengapresiasi langkah-langkah awal pemerintahan Prabowo-Gibran, khususnya dalam bidang pertanian dan penguatan ekonomi desa.
Artikel Terkait
Mobil Mewah Milik Ridwan Kamil Disita KPK, Terkait Kasus Korupsi Bank BJB
BPK Temukan Kerugian Negara Rp1 Triliun dalam Kasus Dugaan Korupsi Investasi PT Taspen
Penemuan Mayat di Penginapan Cibuntu, Polres Bekasi Selidiki Kasus Pembunuhan
Balita Ditemukan Tewas Terbakar di Kamar Kontrakan Kosambi, Polisi Kejar Pelaku
Gubernur Dedi Mulyadi Usulkan Wajib Militer bagi Pelajar Bermasalah, Ini Tujuannya
Dampak Tarif AS, Perusahaan di China Mulai Hentikan Produksi dan Rumahkan Karyawan
Bakal Tambah Investasi ke Indonesia, Prabowo Terima Kunjungan Para Pengusaha Grup Besar Korea Selatan
Program Pemutihan Ijazah, Pemprov DKI Bantu Lulusan Tuntaskan Pendidikan
Kelola Aset Rp14.000 Triliun, Danantara Resmi Pegang Kendali 844 BUMN
Menteri Pakistan Ancam India dengan Senjata Nuklir, Ketegangan Semakin Membara